Idul Fitri 2021

4 Amalan Sunnah yang Bisa Dikerjakan di Hari Raya Idul Fitri, Harus Semua atau Pilih Salah Satu?

Dalam sidang isbat itu, diputuskan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1442 H ditetapkan pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Ilustrasi canva/tribunkaltim
ILUSTRASI/Kumpulan Kata Mutiara dan Gambar Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H 

Dosen Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Khasan Ubaidilah menerangkan, esensi dianjurkan makan sebelum berangkat salat Idul Fitri adalah agar tidak disangka hari tersebut masih hari berpuasa.

Sedangkan untuk shalat Idul Adha dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu adalah agar daging kurban bisa segera disembelih dan dinikmati setelah shalat Id.

Baca juga: Bacaan dan Tata Cata Sholat Idul Fitri - Niat Shalat, Doa Iftitah serta Bacaan di Sela-sela Takbir

Baca juga: Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Hari Ini Selasa 11 Mei 2021

  • Berangkat dan Pulang Melewati Jalan yang Berbeda

Diriwayatkan dari Muhammad bin Ubaidillah bin Abi Rafi’ dari ayahnya dari kakeknya, Nabi saw mendatangi shalat Id berjalan kaki dan beliau pulang melalui jalan lain dari yang dilaluinya ketika pergi. (HR. Ibnu Majah)

Di antara hikmah kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membedakan antara jalan pergi dan pulang adalah agar banyak bagian bumi yang menjadi saksi bagi kita ketika beramal.

"Jalan yang kita tempuh berbeda, sehingga bekas yang timbul dari pejalanan kita tidak terekam di satu titik tapi terekam juga di tempat yang berbeda," terang Khasan.

  • Mengumandangkan Bertakbir

Mengumandang takbir atau takbiran pada hari raya Idul Fitri adalah sesuatu yang disyariatkan oleh agama.

Ada dua pendapat dari ulama mengenai waktu dimulainya takbiran.

Pertama, sejak malam setelah maghrib satu hari sebelum salat Idul Fitri dan kedua dimulai saat pagi hari ketika menuju salat Ied.

Berbeda dengan Idul Adha yang kumandang takbir juga digemakan saat hari tasrik hingga 13 Dzulhijah.

Pada Idul Fitri, setelah salat Id selesai, maka setelah itu tidak ada lagi takbir.

Muhammadiyah dalam situs resminya menjelaskan, lafadz takbir ’Ied yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw adalah:

a. Lafadz takbir ‘Ied seperti disandarkan kepada Ibn Mas’ud, ‘Umar ibn al-Khattab dan ‘Ali ibn Abi Thalib, di antaranya adalah sebagai berikut:

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.

“Allahu akbar allahu akbar, la ilaha illallah wallahu akbar alllahu akbar walillahil hamd”

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved