Breaking News:

Bima Arya Ajak Komunitas Membangun Konsorsium Jaringan

Komunitas Bogor Hits audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Sabtu (8/5/2021).

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa/Pemkot Bogor
Komunitas Bogor Hits audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Sabtu (8/5/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komunitas Bogor Hits audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Sabtu (8/5/2021). Dalam acara diskusi tersebut menghadirkan pengusaha pemilik PO Lorena, Eka Sari Lorena untuk saling bertukar pikiran.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya menyampaikan ingin mendapatkan bibit-bibit potensial dalam berusaha yang pikiran dan cita-citanya ingin mempekerjakan banyak orang.

Ia ingin membuka ruang-ruang tersebut sambil membantu prosesnya hingga diharapkan menjadi besar. Pendekatan zero APBD yang dilakukan Bogor Hits mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Kota Bogor.

Diskusi tersebut lanjut Bima Arya, menjadi bagian dari talent scouting atau bagian dari ikhtiar Pemkot Bogor untuk menjemput bola, sehingga ke depan diharapkan bisa membantu menyebarkan informasi yang diperoleh.

“Di Bogor Hits pendekatan yang dilakukan zero APBD, dengan cara yang cerdas kita menghimpun semua. Ibarat startup, mulai dari kecil bangun kolaborasi kemudian menjadi besar dan ketika sudah besar bisa membantu yang kecil,” ujarnya didampingi Kepala Disparbud, Atep Budiman.

Melalui platform Bogor Hits, Bima Arya mengajak semua peserta dan yang lainnya untuk berikhtiar bersama-sama dengan satu model baru, yang nantinya menjadi besar dengan membangun konsorsium jaringan.

Pemilik PO Lorena, Eka Sari Lorena menegaskan jangan bermimpi menjadi sukses jika berpikirnya biasa-biasa saja. Menurutnya, jika 10 persen anak muda di Kota Bogor menjadi pengusaha dampaknya besar sekali, karena anak muda itu mampu melakukan banyak hal dengan kesempatan yang paling pendek.

“Usaha itu tidak mudah sekali, tetapi juga tidak susah banget,” kata Eka Sari Lorena.

Dia berpendapat kenapa UMKM di Kota Bogor tidak banyak yang sukses, karena menurutnya tidak pernah memikirkan atau memiliki platform dan langkah-langkah bagaimana caranya mencapai skala ekonomi yang bagus. Termasuk koneksi atau link yang bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi.

Dalam diskusi tersebut sejumlah saran dan masukan diberikan Eka Sari Lorena terhadap produk yang dihasilkan para peserta yang memiliki latar belakang usaha berbeda, diantaranya kulit, kayu jati dan yang lainnya. Bogor Hits sendiri menargetkan menjaring 1.000 pengusaha muda milenial dari berbagai jenis usaha yang memiliki potensi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved