Bikin Pasutri Tak Berdaya, Perampok Ngaku Lakukan Ini di Rumah Korban, Sebelum Kabur Bilang Makasih

Suami istri pengantin baru di Musi Banyuasin (Muba) jadi korban perampokan. Diketahui bahwa korban dan pelaku saling mengenal.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Ardhi Sanjaya
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi garis polisi - Suami istri pengantin baru di Musi Banyuasin (Muba) jadi korban perampokan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pasangan suami istri pengantin baru di Musi Banyuasin (Muba) jadi korban perampokan.

AS dan suaminya GS tak dapat berbuat banyak kala perampok masuk ke rumahhnya.

Perampokan terjadi pada Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelaku, AR (41) masuk ke rumah korban menggunakan tangga.

AR memanjat melewati jendela rumah korban.

Ketika itu, GS dan AS yang sedang tidur syok dibangunkan pelaku.

Terlebih pelaku beraksi sambil menodongkan senjata tajam.

Dalam aksinya pelaku tak sekadar mengamil barang milik korban.

Baca juga: Pengakuan Perampok Niat Perkosa Istri Korban, Sudah Buka Baju Tiba-tiba Tak Jadi : Tidak Menyala

Baca juga: Ditangkap saat Beraksi di Sekolahan, Komplotan Maling Ngaku Pakai Google Maps untuk Petakan Target

Namun pelaku juga sempat mencoba memperkosa AS.

Dari hasil penyelidikan, AR mengaku tidak memerkosa istri korban.

"Saat hendak melancarkan aksinya, tersangka yang berada di bawah pengaruh sabu ini tak berhasil memperkosa korban lantaran lemah syahwat," ungkapnya.

Saat kejadian, AR mengancam AS dan suaminya, GS, menggunakan sebilah pisau.

Saat kejadian, GS tak berkutik membantu sang istri lantaran tangan dan kakinya diikat oleh pelaku.

Pelaku perampokan dan perkosaan pengantin baru di Musi Banyuasin
Pelaku perampokan dan perkosaan pengantin baru di Musi Banyuasin (Sripoku/tribunsumsel)

Selain itu juga pelaku menutup mata GS dan mematikan lampu rumah sehingga keadaan menjadi gelap.

Setelah GS tak bergerak, AR menodong AS untuk melayani nafsunya di sudut rumah.

"Karena tidak jadi memperkosa korban, pelaku akhirnya mengambil handphone mereka. Bahkan, pelaku ini sempat pamit kepada kedua korban 'terima kasih, aku pulang dulu'," ujar Kasat.

Saling kenal

Diketahui bahwa korban dan pelaku saling mengenal.

AR mengincar kediaman korban lantaran rumah mereka yang berada di areal perkebunan karet di Kecamatan Babat Supat dalam kedaan sepi.

"Korban ini juga baru menikah selama tiga bulan dan tinggal di situ," ungkapnya.

Baca juga: Bagi Tugas saat Curi Motor, Ibu dan Anak Tak Berkutik Dijemput Polisi

Baca juga: Aksinya Terekam CCTV, Pria Pencuri Kotak Amal di Jonggol Bogor Ditangkap

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp3 juta.

"Pada Sabtu (15/5/2021) sekira pukul 01.00 WIB setelah mendapat informasi tentang identitas dan keberadaan tersangka,

selanjutnya Personil Polsek Babat Supat dan Tim Buser Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Muba dan Kanit Reskrim Polsek Babat Supat melakukan penangkapan Tersangka di rumahnya di Dusun 1 Desa Babat Ramba Jaya Kecamatam Babat Supat, Muba," ungkapnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Sementara itu, Ardi mengakui bahwa ia melakukan perbuatan tersebut karena masalah ekonomi.

Namun, saat melihat istri korban, muncul niat ingin memperkosa.

"Saya sudah buka bajunya pak, tapi karena tidak menyala sehingga tidak jadi. Saya tempelin saja, lalu saya pergi," ujarnya.

(TribunSumsel.com/Kompas.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved