Breaking News:

Penampakan Kampung Kebon Kalapa di Bogor, Warga Tak Bisa Tidur Jika Malam Turun Hujan

Kampung Kebon Kalapa, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terlihat seperti kampung pada umumnya.

TribunnewsBogor.com/ Naufal Fauzy
Kampung Kebon Kalapa kampung langganan banjir di Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Kampung Kebon Kalapa, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terlihat seperti kampung pada umumnya.

Namun rupanya, kampung ini sudah sejak cukup lama menjadi lokasi langganan banjir ketika hujan lebat mengguyur wilayah Bogor.

Seperti pada Minggu (16/5/2021) malam, hujan yang terus mengguyur sejak sore hari membuat kampung ini terendam banjir lintasan dari Sungai Ciluar yang meluap.

"Kejadian semalem jam 20.00 WIB-an, banjirnya di sini sampai (kedalaman) sepinggang," kata Ade, salah satu warga setempat kepada TribunnewsBogor.com, Senin (17/5/2021).

Dia menuturkan bahwa di kampung tersebut ada puluhan rumah warga yang terendam banjir bercampur sampah-sampah yang hanyut termasuk sebuah mushola.

Namun kedalaman banjir yang dialami warga bervariasi karena pemukiman ini berada di lereng perbukitan.

"Semalem warga pas lagi pada di rumah, rame pada siaga karena gak berhenti hujannya. Akhirnya naik juga airnya, sampai jam 21.00 WIB-an surut," kata Ade.

Beruntung, kata dia, kejadian banjir tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa.

Termasuk barang-barang di dalam rumah warga yang juga sempat diselamatkan ke tempat lebih tinggi sebelum banjir menerjang.

Diterjang banjir dengan kedalaman sepinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter ini, menurut Ade, masih belum seberapa.

"Dulu pernah tahun 2012 atau tahun berapa gitu, kita sampai sempat ngungsi ke asrama Dishub di atas (bukit). Di sini abis, lebih parah banjirnya," kata Ade.

Ade menuturkan bahwa pemerintah setempat sudah sejak lama berupaya melakukan antisipasi dengan membuat tanggul, menaikan posisi jembatan serta memberikan bantuan kepada warga.

Namun, banjir tersebut masih terus kembali terjadi ketika hujan deras mengguyur dan tanggul yang dipasang roboh tergerus banjir.

"Pokoknya, ketika air di Bendung Katulampa naik, kita juga di sini kena banjir," ungkap Ade.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved