Breaking News:

Forkompinda Kota Bogor Bersama Tokoh Agama Gelar Doa Bersama Untuk Palestina

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat tersebut dimulai dengan sambutan dari perwakilan tamu yang hadir.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Forkompimda Kota Bogor gelar dia bersama untuk Palestina, Rabu (19/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor bersama Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) bersama Forum pondok pesantren dan pimpinan pondok pesantren, Dewan Masjid Indonesia Kota Bogor, MUI Kota Bogor, NU, para habaib, Muhamadiyah, Bpkprmi melakukan doa bersama untuk Palestina di Taman Ekspresi, Kota Bogor, Rabu (19/5/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat tersebut dimulai dengan sambutan dari perwakilan tamu yang hadir.

Selanjutnya setiap perwakilan memanjatkan doa untuk kemerdekaan Palestina.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan bahwa doa bersama ini dilaksanakan karena masih ada rasa kemanusiaan di dalam diri dan rasa setia kepada konstitusi Undang-undang dasar 1945.

"Didunia yang sudah modern masih ada penjajahan disebuah negara yang seharusnya diakui kemerdekaannya sebuah negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia maka bersama kita hadir disini karena dua hal, pertama masih ada rasa kemanusiaan dalam diri kita yang kedua masih membara kesetiaan kita terhadap konstitusi undang undang dasar 1945," ujarnya.

Atang menyebut bahwa agresi Israel kepada Palestina merupakan sebuah tragedi kemanusiaan terburuk  sepanjang tragedi kemanusiaan.

"Dimana ini bukan lagi masalah agama dan apapun tapi yang terjadi adalah masalah kemnusiaan," tegasnya.

Ia pun berharao dengan adanya doa bersama ini semua pihak makin dikuatkan dan dipersatukan untuk terus mendulung palestina.

Di lokasi yang sama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa dari data yang dimikikinya hingga siang tadi ada sekitar 217 korban meninggal di Palestina akibat agresi Palestina di awal Ramadhan.

Dari jumlah tersebut  63 diantaranya adalah perempuan dan anak-anak dan 1400 jiwa lainnya mengalami luka-luka.

"Hari ini kita sama-sama berkumpul untuk menyampaikan suara hati kita mendoakan saudara saudara kita," katan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved