Breaking News:

Resmikan Creative Center di Kota Bogor, Ridwan Kamil : Mau Pintar Berkumpulah dengan Orang Pintar

anak muda generasi Z yang usianya sekarang antara 25-40 itu menempati 27 persen komposisi penduduk Indonesia.

Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa/Pemkot Bogor
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan gedung Creative Center di eks Bakorwil, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mimpi untuk membuka ruang kreatif seluas - luasnya untuk masyarakat semakin terbuka.

Harapan itu yang tercetus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meresmikan gedung Creative Center di eks Bakorwil, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (25/5/2021).

Adanya Creative Center di Kota Bogor, kata Kang Emil sapaannya, bagi para pelaku kreatif yang selama ini berada di ruang - ruang marjinal, ruang pribadi, hingga ruang sempit, sekarang mereka difasilitasi di sebuah lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di Kota Bogor.

"Creative Center ini dijadikan tempat untuk mengekspresikan dan mentransformasikan karya menjadi nilai ekonomi. Rumusnya sederhana, kalau mau pintar berkumpulah dengan orang pintar. Kalau mau kreatif, bergaulah, berhimpun bersama orang kreatif. Pasti terbawa kreatif," kata Kang Emil.

Semangat itu pula, sambung Kang Emil, yang dibubuhkan dalam penandatanganan kerja sama dengan kota/kabupaten untuk melakukan akselerasi percepatan ekonomi kreatif.

Kang Emil juga menitip, kota dan kabupaten di Jawa Barat juga memiliki badan ekonomi kreatif lokal.

Sebagai dasar hukum lembaga yang menghimpun ini secara jelas.

"Kenapa? Karena hari ini saja setengah dari penduduk Indonesia usianya usia anak muda. 25 tahun, 50 persenan itu akan naik 70 persen. Itu kalau tidak dipersiapkan, mayoritas penduduk Indonesia akan menjadi beban. Bukan menjadi mesin negara," ungkapnya.

Maka dari itu, sudah sepatutnya generasi sekarang menyiapkan wadah bagi generasi selanjutnya dalam melahirkan inovasi dan gagasan agar menjadi bangsa pemenang. Creative Center ini juga nantinya akan diserahkan kepada komunitas kreatif itu sendiri.

"Jadi, negara tidak jadi operator, hanya fasilitator saja. Ini ruang bersama, bahkan kalau media mau pakai juga bisa. Selama kegiatannya itu baik, dipersilahkan untuk dipergunakan," sambung Kang Emil lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved