Breaking News:

Jelang Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Wakil Wali Kota Bogor Tinjau Protokol Kesehatan di SMP Kesatuan

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melaksanakan peninjauan Sekolah SMP Kesatuan Bogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim Tinjau Protokol Kesehatan di SMP Kesatuan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melaksanakan peninjauan Sekolah SMP Kesatuan jelang dibukannya ujicoba pembelajaran tatap muka pada 31 Mei 2021 mendatang di Kota Bogor.

Sesampainya di lokasi Dedie melihat berbagai kesiapan.

Mulai dari pembentukan Satgas Covid-19 di sekolah, sarsna cuci tsngan drnbgan sabun atau sanitizer, dan juga pengaturan jaga jarak baik di luar kelas saat keluat masuk siswa ataupun saat berada di dalam kelas.

Selain itu Dedie juga meninjau fasitilas ruang ruang UKS dan ruang transit isolasi

Secara umum kata Dedie sekolah kesatuan sudah membuat konsep yang ketat untuk menerapkan protokol kesehatan

"Iya kita baru saja meninjau salah satu sekolah dan secara keseluhan bisa dikihat bahwa sekolah kesatuan ini siap," ujarnya.

Itulah kata Dedie yang harus juga disiapkan oleh sekolah sebelum memulai sekolah tatap muka seperti tempat mencuci tangan, pengukuran suhu tubuh, ruang isolasi pengaturan jaga jarak, alur keluar masuk dan sebagainya.

Ketua Pengurus Yayasan Kesatuan, Drs. Irhoan Tanudiredja mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan skema protokol tersebut dari beberapa bulan lalu

Dari mulai masuk seriap kendaraan akan disemprot desinfektan kemudian setiap siswa nantinya akan mengikuti alur masuk dengan jaga jarak pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan.

Selain itu jalur keluar masuk siswa pun dibuat satu jalur sehingga alur masuk dan keluar berbeda.

"Iya kita kordinasi dengan Disdik Kota Bogor, dan  banyak langkah-langkah yang harus disiapkan beberapa bulan terakhir ini, kita terus komunikasi dan kordinasi dari arahan itu kita kembuat inovasi-inovasi yang ada intinya kita siap untuk melakukan PTM kalau kondisinya diisiznkan olehh dinas," ujarnya.

Irhoan menyampaikan bahwa pihaknya akan ikut apapu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun dinas terkait protap pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka baik dalam hal kapasitas ataupun hal lainya seperti persiapan ruanh uks dan ruang isolasi sementara serta pembentukan satgas Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved