Breaking News:

Pemilik Tempat Usaha di Kabupaten Bogor Wajib Memiliki Apar

Jaja mengatakan bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu diduga akibat korsleting arus listrik.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Kebakaran, Damkar Kabupaten Bogor, Jaja Sujatma 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Kebakaran, Damkar Kabupaten Bogor, Jaja Sujatma, angkat suara perihal terjadinya kebakaran ruko toko sepatu di Jalan Raya Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

Jaja mengatakan bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu diduga akibat korsleting arus listrik.

"Kebakaran diduga akibat arus listrik karena itu terjadi di lantai atas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Jaja menyoroti beberapa hal usai kebakaran yang terjadi di area pertokoan yang masuk dalam katagori padat.

Jaja mengimbau agar pemilik tempat usaha untuk dapat memenuhi sejumlah aspek keamanan dan kenyamanan, salah satu aspek yang wajib dimiliki itu yakni Apar (Alat Pemadam Api Ringan)

"Saya imbau kepada masyarakat, setiap memiliki usaha apapun, demi kenyamanan dan keamanan, maka setiap tempat usahanya disediakan Apar," tegasnya.

"Karena setelah dilakukan pengecekan beberapa ruko, di sini tidak memiliki Apar, jadi kalau ada api kecil saja maka tindakan awal tidak ada," tambahnya.

Dalam peristiwa kebakaran di ruko Jalan Raya Sukahati, no 112, Cibinong, Kabupaten Bogor itu kerugian yang dialami pemilik toko mencapai miliaran rupiah.

"Kalau kerugian, kemarin itu pemilik toko baru saja belanja, kalau dihitung-hitung mencapai Rp 1 miliar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved