Breaking News:

Terungkap, Ini 3 Kegiatan Pemicu Penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati

Pemerintah Kota Bogor sudah menyimpulkan ada tiga kegiatan utama yang menyebabkan penularan Covid-19 di Griya Melati.

Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa/Pemkot Bogor
Petugas Damkar Kota Bogor melakukan penyemprotan disinfektan di area perumaha Griya Melati, Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (26/5/2021). Hingga saat ini tercatat 70 warga positif Covid-19. 

Ia menjelaskan, dari 70 pasien Covid-19, sudah ada satu orang yang sembuh sementara yang lainnya masih diisolasi dengan gejala ringan saja dan satu di Rumah Sakit. Sejauh ini pusat isolasi di BPKP Ciawi masih mencukupi karena masih terdapat 34 tempat tidur.

Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab antigen bagi warga perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab antigen bagi warga perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. (Istimewa/Pemkot Bogor)

"Mudah-mudahan tidak ada penambahan yang diisolasi. Saat ini belum ada kabar dari Kemenkes terkait jenis virus baru, mudah-mudahan beberapa hari ke depan ada kabar," terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) ini menjadi evaluasi bagi masyarakat di Kota Bogor bahwa di sekeliling belum tentu sehat semua.

Saat ini Satgas Covid-19 Kota Bogor menurunkan sepuluh dinas, Polresta dan Kodim yang mana 12 instansi ini fokus menangani kejadian di Griya Melati, baik penanganan secara medis bagi warga yang positif Corona termasuk juga bagi warga yang sehat.

"Ada 660 warga yang harus kami pertahankan agar tidak terpapar warga yang positif (Covid-19)," tegasnya.

Ia menerangkan, pihaknya akan melaksanakan evaluasi secara berkala, baik itu harian atau per tiga hari untuk melihat dinamika trend yang terjadi di Griya Melati. Bahkan, Polisi RW sudah diturunkan, termasuk memberikan himbauan melalui spanduk.

"Kami berharap tidak timbul klaster di wilayah lain," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved