Breaking News:

IPB University

Pakar IPB Usulkan Kabupaten Pangandaran Jadi Pusat Desa Maju Wisata dengan Data Desa Presisi

obyek wisata Pangandaran berada pada posisi kedua terbesar di Provinsi Jawa Barat setelah Bandung Barat dan Bandung.

Editor: Soewidia Henaldi
IPB University
Pakar IPB usulkan Kabupaten Pangandaran menjadi Pusat Desa Maju dengan Data Desa Presisi (DDP) sebagai basis perencanaan pembangunannya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dr Sofyan Sjaf usulkan agar Kabupaten Pangandaran menjadi Pusat Desa Maju dengan Data Desa Presisi (DDP) sebagai basis perencanaan pembangunannya.

Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University tersebut melihat potensi kemajuan yang bisa ditingkatkan di seluruh desa.

Antara lain pengembangan wisata yang tertata dan berkelanjutan.

Peningkatan ketahanan ekonomi dan sosial dengan penguatan potensi lokal, hingga peningkatan infrastruktur dan tata ruang.

“Untuk menuju Indonesia maju, maka majukan desa terlebih dahulu. Opsi unggulan ini, bisa dicapai dengan pengoptimalan penggunaan Data Desa Presisi,” ungkapnya.

Usulan Desa Maju untuk Indonesia Maju tersebut disampaikannya pada “Musrenbang Penyusunan RPJMD Kabupaten Pangandaran Tahun 2021-2026”, bebarapa waktu lalu.

Selain Wakil Kepala LPPM IPB University, dalam acara ini menampilkan pula pemaparan Sekretaris Bappeda Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan, Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Darjana, dan Tenaga Ahli Universitas Brawijaya Malang Aditya Eka Saputra.

Selain itu hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran.

Penggagas DDP tersebut memperlihatkan bagaimana agar Indonesia maju dimulai dari desa dengan adanya Basis Pembangunan Desa 4.0. Pencapaiannya bisa melalui dua inovasi utama.

Yaitu pada teknologi dan sosial yang dimaksimalkan pada lingkungan, ekonomi dan kehidupan sosial itu sendiri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved