Breaking News:

Dinkes Kota Bogor Gencar Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Tokok

Peringatan Hari Tanpa tembakau Sedunia (HTTS) tahun ini mengusung tema 'Berani Berhenti Merokok: Apapun Jenisnya'.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Dinas Kesehatan Kota Bogor bersama dinas terkair melakukan sidak ditempat KTR dan memasang stiker. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Pada rangkaian peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) atau World No Tobacco Day (WNTD) Dinas Kesehatan Kota Bogor gencar melakukan kampanye kualitus hidup lebih sehat tanpa rokok

Peringatan Hari Tanpa tembakau Sedunia (HTTS) tahun ini mengusung tema 'Berani Berhenti Merokok: Apapun Jenisnya'.

Tema HTTS tahun ini sangat sesuai dengan kondisi Indonesia, di mana industri rokok semakin kreatif memanipulasi melalui berbagai kegiatan iklan, promosi, sponsor, kegiatan CSR, informasi misleading serta dengan memunculkan berbagai bentuk produk rokok dan variasi aneka rasa.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Ika Lastyaningrum mengatakan oleh karena itu peringatan HTTS ini merupakan sebuah momentum untuk mengajak perokok melakukan puasa merokok selama 24 jam serentak pada tanggal 31 Mei 2021 dan setelah itu tekadkan untuk berhenti merokok selamanya apapun jenisnya.

Berdasarkan WHO, sekitar 225.700 orang di Indonesia setiap tahunnya meninggal akibat merokok atau penyakit lain yang berkaitan dengan tembakau.

Prevalensi merokok pada orang dewasa masih belum menunjukkan penurunan selama periode 5 tahun ini, sementara prevalensi merokok pada remaja usia 10-19 tahun terus meningkat.

Angka-angka tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan bahwa generasi muda terus terekspos penggunaan tembakau dan iklan-iklan rokok.

“Paparan terhadap tembakau di usia dini tak hanya menciptakan perokok seumur hidup, namun juga dapat berkontribusi terhadap stunting dan menghambat pertumbuhan anak-anak," katanya.

Hal ini juga dapat meningkatkan risiko terjangkit penyakit tidak menular (PTM) kronis seperti penyakit jantung, penyakit saluran pernapasan kronis, diabetes, dan kanker saat mereka beranjak dewasa," Kta Ika Lastyaningrum saat sidak kawasan tanpa rokok di Wilayah Kecamatan Bogor Utara, Senin (31/5/21).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved