Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Dilaporkan Meroket Jadi 8.000 Orang, Satgas Bantah

Baru-baru ini beredar informasi bahwa kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai angka 8.000 orang.

fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Baru-baru ini beredar informasi bahwa kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai angka 8.000 orang.

Rupanya, data ini mencuat setelah disinggung Satgas Covid-19 Pusat.

Hal ini kemudian dibantah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dedi Syarif menjelaskan bahwa ada kekeliruan data yang tercatat di aplikasi data di pusat.

Dia menjelaskan bahwa ada keterlambatan (delay) update data sehingga masih banyak data yang belum terlaporkan.

"Konfirmasinya kan 18 ribu, data sembuhnya delay update. Otomatis sekitar 8 ribu belum terupdate, nah itu yang dianggap oleh pusat masih dalam konfirmasi, padahal itu sudah sembuh," kata Dedi Syarif kepada wartawan, Selasa (1/7/2021).

Hal ini, kata dia, membuat jumlah konfirmasi positif di Kabupaten Bogor terkesan meningkat cukup tinggi.

Padahal, kata dia, kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor saat ini tercatat totalnya 17 ribu kasus, jumlah sembuh hampir 17 ribu yang mana angka kesembuhan ini sudah 98 persen.

Atas kekeliruan data ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor langsung menyampaikan verifikasi untuk koreksi data di pusat.

"Kita sudah verifikasi, sebenernya kasus konfirmasi kita itu hanya 300-an, tidak sampai 8 ribu," ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa delay update data ini bukan karena faktor sistem atau pun server.

"Bukan di sistem atau server. Updating ini harus sudah terintegrasi di Bappeda, Dinkes dan Diskominfo. Team work-nya harus ada gitu, saling screening. Ketika tim IT Dinkes delay memvalidasi, diingatkan oleh Diskominfo, terus screening lagi oleh Bappeda. Jadi fungsi di situnya mungkin harus kita tingkatkan," ungkapnya.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved