Breaking News:

Tertibkan Ratusan Lapak PKL, Satpol PP Temukan Persembunyian di Semak Kebun Teh Puncak Bogor

Meski begitu, petugas Satpol PP tetap diterjunkan untuk menertibkan sisa lapak-lapak PKL yang melanggar aturan.

Ist
Ratusan lapak pedagang kaki lima non permanen di Jalan Raya Puncak, kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor ditertibkan Satpol PP karena melanggar aturan, Rabu (2/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Ratusan lapak pedagang kaki lima non permanen di Jalan Raya Puncak, kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor ditertibkan Satpol PP karena melanggar aturan, Rabu (2/7/2021).

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana menjelaskan bahwa penertiban ini sudah melalu tahap pemberitahuan kepada para pemilik lapak.

"Tanggal 1 Juni 2021 kita berikan kesempatan untuk bongkar sendiri, mereka sebagian sudah membongkar. Ini total hampir 120 pedagang ya," kata Iman Wahyu Budiana kepada wartawan, Rabu.

Meski begitu, petugas Satpol PP tetap diterjunkan untuk menertibkan sisa lapak-lapak PKL yang melanggar aturan.

Petugas melakukan penyisiran dari Riung Gunung ke Gunung Mas demi membersihkan area itu dari lapak PKL.

Petugas bahkan menemukan tempat-tempat persembunyian barang-barang lapak PKL di antara semak-semak kebun teh Gunung Mas.

Barang-barang tersebut pun akhirnya tak luput dari penertiban Satpol PP.

Untuk memastikan agar PKL tidak kembali berjualan di kawasan itu, area bekas lapak-lapak rencananya akan dihancurkan menggunakan alat berat kemudian ditanami pepohonan.

"Kita sweeping ke kebun teh, ternyata ada di kebon teh kayak meja, kursi. Mereka umpet-umpetin di kebun teh, berarti ada potensi mereka bakal buka lagi. Sehingga besok kita akan bawa beko untuk menghancurkan tanah-tanah bekas lapak mereka kemudian ditanami pohon-pohon agar tidak terisi (PKL) kembali," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved