Breaking News:

Liga 1 2021

Antusias Sambut Liga 1 2021, Gelandang Persiraja Sempat Risau Dengar Isu Kompetisi Tanpa Degradasi

Gelandang bertahan Persiraja Banda Aceh, Muhammad Kassim Slamat antusias menyambut bergulirnya kompetisi Liga 1 2021.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa
Gelandang bertahan Persiraja Banda Aceh, M Kassim Slamat ketika berpose di Stadion Maguwoharjo, Sleman 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Gelandang bertahan Persiraja Banda Aceh, Muhammad Kassim Slamat antusias menyambut bergulirnya kompetisi Liga 1 2021.

Mantan pemain Tira Persikabo itu mengatakan bahwa seluruh pencinta sepak bola di Tanah Air sudah tidak sabar melihat pertandingan resmi yang bergulir.

"Ini sangat bagus, para pesepak bola tentu senang dengan bergulirnya kembali kompetisi Liga Indonesia, kita akan berupaya maksimal dan tentunya wajib menjalankan protokol kesehatan yang telah disepakati," ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Sebelumnya, Kassim sempat risau mendengar desas-desus kompetisi yang digulirkan tanpa adanya sistem degradasi.

"Kalau menurut saya, suatu kompetisi jika dilakukan tanpa adanya degradasi sangat tidak seru, tapi Alhamdulillah kompetisi akan kembali bergulir dan tetap ada promosi dan degradasi," paparnya.

Kassim menjadi satu di antara sembilan nama pemain lokal yang tetap dipertahankan Persiraja Banda Aceh.

Delapan pemain lokal lainnya yang masih dipertahankan yakni Fakrurrazi Quba, Aji Bayu, Muklis Nakata, Defri Riski, Agus Suhendra, Mudasir, M Mikail, dan Ramadhan.

Kompetisi Liga 1 2021 akan dimulai 10 Juli 2021 dan akan berakhir pada Maret 2022 dengan format series.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan bahwa setiap tim tetap akan memainkan 34 pertandingan dengan sistem series.

Sistem tersebut membuat tim-tim peserta akan menjalani 34 pertandingan di beberapa venue terpusat dengan sistem bubble to bubble.

Nantinya, 18 tim peserta akan bermain terpusat dalam setiap serinya di sebuah provinsi yang ada di Pulau Jawa.

Hal tersebut dilakukan dalam enam seri hingga akhir musim nanti.

Tidak hanya itu saja, kompetisi kali ini tidak ada satu pun tim yang akan bertindak sebagai tim tuan rumah meski stadion yang biasa menjadi markas mereka akan digunakan sebagai venue menggelar kompetisi Liga 1 musim ini. 

Hal itu untuk menjaga netralitas terhadap semua tim peserta, terutama yang berasal dari luar Jawa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved