Breaking News:

Hari Jadi Bogor 539

Sidang Paripurna HJB ke-539, Ketua DPRD Beberkan Permasalahan Yang Harus Diperbaiki di Kota Bogor

semakin sempitnya lahan terbuka hijau, kecilnya lahan pertanian, parkir liar akibat minimnya lahan parkir, kondisi jalan yang rusak dan sosial ekonomi

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua DPRd Kota Bogor Atang Trisnanto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Dalam Sidang Paripurna yang diadakan dalam memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Kamis (3/6/2021) Ketua DPRd Kota Bogor Atang Trisnanto membeberkan Pekerjaan Rumah yang harus dibenahi untuk kemajuan Kota Bogor.

Permasalahan-permasalahan tersebur diantaranya adalah mengenai semakin sempitnya lahan terbuka hijau, kecilnya lahan pertanian, parkir liar akibat minimnya lahan parkir, kondisi jalan yang rusak dan sosial ekonomi lainnya.

Selain itu, dalam sidang yang juga ditayangkan secara virtual melalui YouTube Channel DPRD Kota Bogor dan Zoom Meeting dalam sambutan sidang paripurna HJB 539, Atang menceritakan secara singkat terbentuknya Kota Bogor, dimana lima abad yang lampau kota ini berdiri, ditandai dengan dilantiknya Sri Baginda Prabu Siliwangi sebagai Pemimpin Kerajaan Pajajaran yang keberadaannya dikenang oleh generasi penerusnya sebagai salah satu ikon terbaik dari nilai–nilai luhur Jawa Barat dan orang sunda.

Selain itu, Atang juga menjelaskan ​bahwa para leluhur pendiri Kota Bogor telah mematri pepatah yang hingga saat ini kita jadikan sebagai moto Kota Bogor yakni “Dinu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampereun Jaga”, apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil kerja diwaktu lalu dan apa yang kita kerjakan hari ini adalah untuk masa depan.

"Ungkapan tersebut merupakan pengingat bagi kita untuk tidak lupa kepada para pendahulu yang pernah mencurahkan baktinya bagi Kota ini, sehingga kita bisa menikmati keadaan sekarang, sekaligus kita pun belajar dari kesalahan dimasa lalu untuk tidak mengulangi hal yang sama dimasa kini, sehingga kita bisa membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang," katanya.

Saat ini kata Atang Bogor telah mengalami banyak perubahan seiring dinamika kehidupan masyarakatnya yang terus berkembang.

Hal itu tentunya juga memberikan pengaruh terhadap perkembangan perekonomian dan pembangunan di Kota Bogor, khususnya pada sektor jasa, baik hal yang positif maupun dampak permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Bogor yang masih memerlukan penanganan serius.

"Seperti penanganan permasalahan transportasi, penataan transportasi juga masih merupakan salah satu prioritas yang harus di perhatikan, hal ini terlihat dari minimnya kesadaran tertib berlalu lintas, penyalahgunaan fasilitas jalan, kondisi fisik jalan masih banyak yang kurang memadai atau rusak, masih minimnya fasilitas gedung parkir khususnya di jalur rawan kemacetan serta timbulnya titik-titik kemacetan baru, sehingga perlu menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.

Untuk itu kata Atang hal lainnya yang perlu penanganan lebih seksama adalah semakin minimnya lahan terbuka hijau di Kota Bogor, dimana semakin berkurangnya lahan perkebunan dan persawahan yang ada di Kota Bogor.

"Hal ini sebagai konsekwensi dari meningkatnya pembangunan yang ada di Kota Bogor, tentunya pembangunan  pembangunan yang dilaksanakan di Kota Bogor harus tetap dengan memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah, mengutamakan analisis dampak lingkungan serta dengan tetap memperhatikan akses ruang terbuka hijau untuk keasrian Kota dan kelestarian lingkungan hidup," katanya.

Mesko demikian akata Atang sampai saat ini sudah banyak perbaikan terhadap fasilitas dan akses trotoar bagi pejalan kaki, serta pembangunan taman  taman kota.

"Namun perlu diperhatikan bahwa  perbaikan fasilitas dan akses trotoar serta pembangunan taman  taman kota masih terpusat di sekitar kebun raya dan Istana Bogor serta beberapa lokasi yang masih di pusat Kota yang belum menyentuh kesemua wilayah lainnya, namun demikian Pemerintah sedang berupaya untuk kewilayah yang lainnya," katanya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved