Breaking News:

Alasan Bocah Kelas 6 SD di Semarang Curi Motor Pegawai, Ternyata Bukan untuk Dijual : Biar Keren

Mereka justru ketahuan karena mengendarai motor Honda Beat K 3989 ALF yang merupakan hasil curian.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
Tribunnews/Ilustrasi
Ilustrasi Pencuri Motor 

Namun ternyata S dan N sudah tiga kali mencuri motor di wilayah Karangayu.

"Korban sebenarnya ingin kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi pelaku sudah melakukan aksinya berulang kali," terangnya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan perkara tersebut telah dilakukan restoratif justice.

"Restoratif justice ini dilakukan Jumat (4/6/2021) di ruang Kapolsek Semarang Barat," ujarnya dalam press rilis yang diterima Tribun Jateng, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya pada pertemuan tersebut antara pihak korban dengan pihak tersangka didapat hasil kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama.

Kesepakatan itu juga disaksikan ibu dari kedua bocah yang merupakan pelaku.

"Kesepakatan itu antara lain pihak korban tidak akan menuntut hukum dan sudah memaafkan terhadap para tersangka serta menerima atas peristiwa yang terjadi terhadap korban," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan pihak tersangka telah mengakui perbuatannya dan minta maaf atas perbuatan yang telah dilakukan terhadap korban.

"Pihak- pihak tersangka dengan didampingi orang tua berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama terhadap korban maupun terhadap pihak lain," ujar dia.

Tribun Jateng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved