2 Kereta Api Tabrakan, Anak Menangis Pilu Lihat Kondisi Ibu : Dia Meninggal di Depan Mataku

Kereta sedang menuju utara dari Karachi ke Lala Musa dengan sekitar 600 penumpang ketika tergelincir saat tabrakan dengan kereta api jenis lain

Warta Kota
ilustrasi kecelakaan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dua buah kereta api express, antara Sir Syed Express dan Millat Express tabrakan di Pakistan, Senin  (7/6) waktu setempat.

Seorang anak menceritakan detik-detik bagaimana 2 kereta api itu tabrakan.

Norman Riaz sedang berbaring di ranjang susunnya di dalam kereta api Millat Express. Ia sedang bermain dengan ponselnya saat kereta melaju di pedesaan Pakistan tepat sebelum bencana mematikan.

Penumpang kelas bisnis berbaring di ranjang mereka di kabin eksklusif, sementara penumpang kelas ekonomi duduk berdampingan di bangku kereta.

"Saya tidak bisa tidur," kata Riaz, mengenang peristiwa itu.

Kereta sedang menuju utara dari Karachi ke Lala Musa dengan sekitar 600 penumpang ketika tergelincir pada pukul 03.30 waktu setempat di bagian pertama dari perjalanan 25 jam sejauh 1.300 km.

Orang-orang di kabinnya selamat tanpa cedera saat kereta tergelincir ke luar rel.

Baca juga: Tergoda Lihat Cucu Tidur, Kakek Gelap Mata Lakukan Ini di Kamar, Ancaman Pelaku Bikin Korban Takut

"Kami jatuh tetapi tidak ada cedera seperti itu," katanya. Tidak diketahui apa yang menyebabkan kereta tergelincir ke luar rel.

Tapi beberapa menit kemudian, dunianya serasa terbalik.

"Tapi ketika kereta menabrak kami, semuanya menjadi kacau balau. Ibuku meninggal di depan mataku, semua orang mati,” ujarnya.

Setidaknya 40 orang tewas dan lebih dari 100 terluka - kebanyakan dari mereka dari Millat.

FOLLOW:

"Kami jatuh satu sama lain, tapi itu tidak terlalu fatal," kata penumpang Millat Akhtar Rajput kepada AFP.

"Kemudian kereta lain menabrak kami entah dari mana, dan itu menghantam kami lebih keras. Ketika saya sadar kembali, saya melihat penumpang tergeletak di sekitar saya, beberapa berusaha keluar dari gerbong,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved