Breaking News:

Kasus Covid-19 Kota Bogor Kembali Naik, DPRD Minta Pemkot Bogor Maksimalkan Perda Tibum

Setelah itu kemudian muncul klaster puskesmas yang menyebabkan dua puskedmas ditutup sementara.

TribunnewsBogor.com/ Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasus Covid-19 di Kota Bogor kembali merangkak naik.

Berbagai kebijakan dan aturan pun sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

Paska libur panjang kasus Covid-19 Kota Bogor kembali merangkak naik dengan diawali dari munculnya klaster Griya Melati dengan angka terkonfirmasi positifnya mencapai 90 lebih orang positif Covid-19 dalam satu perumahan.

Selanjutnya muncul penularan Covid-19 di sebuah pesantren di wilayah Bogor Selatan.

Setelah itu kemudian muncul klaster puskesmas yang menyebabkan dua puskedmas ditutup sementara.

Sore tadi tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Bogor mengadakan rapat di Taman Eskpresk.

Perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Endah Purwanti pun menghadiri rapat kordinasi Satgas Covid-19 itu.

Dalam rapat kordinasi tersebut, Endah menyampaikan bahwa saat ini Kota Bogor telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum (Tibum) yang mengatur terkait penanganan pandemi.

Mulai dari langkah penanganan hingga sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang melanggar.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved