Breaking News:

Minta Habib Rizieq Shihab Dibebaskan Tanpa Syarat, Alumni 212 Bogor Sebut Ada Kriminalisasi

Persaudaraan Alumni 212 Bogor menyebut bahwa tuntutan hukum terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) adalah kriminalisasi.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Persaudaraan Alumni 212 Kabupaten Bogor sambangi Kantor DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong, Kamis (10/6/2021).  

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Persaudaraan Alumni 212 Bogor menyebut bahwa tuntutan hukum terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) adalah kriminalisasi.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Persaudaraan Alumni 212 Kabupaten Bogor Endy KH seusai menyampaikan aspirasinya kepada Forkopimda Kabupaten Bogor terkait hal tersebut di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (10/6/2021).

"Bagi kami ini ada diskriminasi hukum dan ada ketidakadilan, ada kriminalisasi," kata Endy kepada wartawan.

Karena hal ini, dia meminta agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat.

"Karena ada yang diproses dan tidak diproses karena ada diskriminasi hukum dan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq tentu tuntutan kami minta Habib Rizieq, para habaib dan para ulama lainnya dibebaskan tanpa syarat," katanya.

Dia menjelaskan bahwa sebelum sampai ke tuntutan hukum terhadap HRS di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, awalnya adalah perkara protokol kesehatan.

Namun di menilai bahwa protokol kesehatan bukanlah kejahatan, melainkan pelanggaran.

"Untuk (kerumunan) yang di Petamburan, DKI sudah memberikan denda, artinya sudah selesai itu," kata Endy.

Namun untuk kerumunan massa di Megamendung, Puncak Bogor, kata dia, disematkan pasal KUHP tentang penghasutan.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved