Breaking News:

Cerita Gadis Jadi Korban Penipuan Berkedok Interview Kerja, Diminta Rp 1,8 juta hingga Diajak Nginap

Tepatnya di sebuah kawasan perkantoran di Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Editor: Ardhi Sanjaya
news.com.au
Ilustrasi wawancara kerja 

"Ketika saya mencari loker di sosmed, lebih tepatnya di Instagram," ujarnya.

"Lalu saya menemukan lowongan kerja ekspedisi exspres. Kemudian singkat cerita saya berminat dan memutuskan registasi online via WhatsApp."

"Kemudian saya dapat panggilan interview, lalu singkat cerita saya di terima dan beliau mengatakan saya penempatan di ekspedisi kargo Bandara Soekarno-Hatta," terang Selvina.

Namun anehnya, Selvina malah dimintai uang untuk pembuatan rekening di salah satu Bank BUMN sebesar Rp 500 ribu.

Tak cukup disitu, selang beberapa menit, Selvina kembali dimintai uang untuk biaya pelatihan sebesar Rp 1,35 juta.

Uang tersebut disebutkan untuk biaya pembuatan ID member, jasa seminar, serta jasa fasilitator.

"Setelah itu tiba-tiba beliau meminta uang Rp 500 ribu untuk pembutan rekening bank. Kemudian selang beberapa menit, beliau mengatakan bahwa saya harus ikut pelatihan terlebih dahulu."

"Dan ada biaya sebesar Rp 1,35 juta. Dengan rincian Id member, jasa seminar, jasa fasilitator," ungkapnya.

Mulai Merasa Aneh Saat KTP Ditahan

Selvina mengaku mulai merasakan keanehan saat KTP-nya ditahan oleh pihak perusahaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved