Breaking News:

Datang ke Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental, Mensos Rismaharini Diajari Cara Membatik

Rismaharini mengatakan bahwa peresmian SKA itu bertujuan dalam rangka membuka lapangan pekerjaan baru. 

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini saat meresmikan SKA di Karadenan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini, meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) di Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental Ciung Wanara, Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/6/2021).

Rismaharini mengatakan bahwa peresmian SKA itu bertujuan dalam rangka membuka lapangan pekerjaan baru. 

"Kemensos mengembangkan SKA untuk meningkatkan kewirausahaan dan vokasional, membuka lapangan pekerjaan dan, meningkatkan kesejahteraan sosial penerima manfaat, dengan begitu, para penyandang disabilitas pun punya kesempatan sama," ujarnya.

Lebih lanjut, Rismaharini menegaskan bahwa tugas dan fungsi Kemensos adalah memberikan layanan rehabilitasi sosial.

"Salah satu tugas dan fungsi Kemensos adalah memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), pelayanan diberikan dalam berbagai bentuk di antaranya terapi,  konseling, bimbingan sosial psikologis, pelatihan vokasional dan sebagainya," ungkap mantan Wali Kota Surabaya itu.

Kemensos melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) termasuk di dalamnya 41 balai di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia juga mengarahkan agar PPKS dapat meraih kemandirian ekonomi dengan memberikan pembinaan kewirausahaan.

"SKA merupakan ajang bagi para PPKS yang telah mendapatkan pembinaan Kemensos untuk menyajikan berbagai hasil pelatihan yang selama ini sudah didapat," papar Rismaharini.

"Baik dalam bentuk hasil kerajinan, hasil olahan kuliner,  usaha londry, konveksi dan berbagai bentuk usaha lainnya. Misalnya Art Theraphy, Sentra Handycraft, Hijab Ciwitan, Fashion, Toko Kelontong, Urban Farming, Budidaya Ikan Cupang, Sport Center, Perpustakaan, dan Pelatihan Komputer," tambahnya.

SKA sudah berjalan di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandang dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur, Bekasi.

Kemudian di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual "Kartini"  Temanggung.

Rencananya, SKA akan dikembangkan di 41 balai yang ada.

Di lokasi SKA Tri Rismaharini sempat berdialog dengan beberapa pengerajin batik.

Bahkan, Rismaharini sempat mencoba membuat batik.*

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved