Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Naik, Pembatasan Mobilitas Warga Diperketat

Demi mengantisipasi ini, Bima mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan kesiapan semua tempat tidur isolasi beserta tenaga kesehatannya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wali Kota Bogor Bima Arya di Jalan Pengadilan, Kota Bogor, Minggu (13/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Bogor kini telah kembali mengalami peningkatan.

Keterisian ruang isolasi atau Bed Occupantion Ratio (BOR) di Kota Bogor kini telah melonjak ke angka 60 persen lebih setelah sebelumnya di bawah 20 persen.

"Datanya menunjukan bahwa sebagian besar kasus itu karena dari luar kota terutama efek mudik, efek yang mulai kembali tatap muka, pesantren, liburan dan sebagainya. Ini sesuai dengan prediksi bersama," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (13/6/2021).

Demi mengantisipasi ini, Bima mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan kesiapan semua tempat tidur isolasi beserta tenaga kesehatannya.

Testing Covid-19 dan tracing akan digenjarkan demi mendeteksi penularan dan mencegah agar tidak penularan semakin luas.

"Termasuk sekarang menyampaikan pesan kepada warga agar mengurangi mobilitas lagi. Karena kalau mobilitas tidak dikurangi, maka penularan akan lebih cepat," kata Bima.

Pemkot Bogor pun dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi demi menahan perkembangan penularan corona ini.

"Kita akan duduk lagi, rapat lagi, Satgas membahas update ini. Mungkin akan perwali (peraturan wali kota) lagi atau aturan lagi yang akan disosialisasikan untuk menahan laju itu. Mudah-mudahan (BOR) tidak naik lagi sampai 70 persen," pungkasnya.

Namun untuk ketersediaan tempat isolasi pasien Covid-19, Bima mengatakan bahwa sementara ini belum diputuskan akan ada atau tidaknya tambahan tempat isolasi yang baru.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved