Penjahat Ditangkap di Bogor

BREAKING NEWS - Polisi Tangkap 17 Orang Pelaku Kejahatan di Bogor

Satreskrim Polresta Bogor Kota melalui tim kujang Polresta Bogor Kota menangkap 17 orang pelaku kriminal pencurian, premanisme dan tindak kekerasan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Polresta Bogor Kota saat rilis kasus kejahatan di Bogor, Senin (14/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Satreskrim Polresta Bogor Kota melalui tim kujang Polresta Bogor Kota menangkap 17 orang pelaku kriminal pencurian, premanisme dan tindak kekerasan.

Dari rilis yang diungkap Polresta Bogor Kota pelaku pencurian di Toko Aneka Makmur Teknik Jalan Pengadilan, Kota Bogor yakni Bolang, Fitri dan para penadah adalah Eko, Edi, dan Herry.

Sedangkan untuk para pelaku premanisme dan kekerasan di Jalan Kh Abdullah Bin Nuh yakni Renaldi, Akbar, Nana, Firmansyah, Roy, Fauzi, Dede, Mulyanto, Agustian, Irfan, dan pelaku pembaWa senjata tajam di Jalan Sholeh Iskandar adalah Arya Gading dan pelaku premanisme di kawasan Tegalega dan Bubulak yakni Mahmudi.

Kini ke 17 tersangka pelaku pencurian tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi.

Kapolrestas Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa perburuan terhadap akai premanisme tindak pidana kekerasa dan tindak kriminalitas lainnya dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Bogor.

"Jajaran tim kujang Polresta Bogor Kota kembali mengungkap berbagai tindak pidana khususnya terkait dengan street crime, premanisme dan juga kekerasan yang menjadi momok bagi warga Kota Bogor," katanya saat pers rilis di ruang publik di Jalan Mawar, Kota Bogor, Senin (14/6/2021).

Untuk aksi pencurian disebuah toko bangunan pihaknya mengamankan dua orang pelaku tiga penadah beserta barangbukti berupa barang hasil pencurian dan perkakas gergaji besi dan linggis untuk mencongkel.

Sedangkan untuk aksi premanisme dan pelakukekerasan pihaknya mengamankan 12 orang pelaku.

"Dengan pengungkapan ini kami berharap bahwa aksi-aksi pencurian dengan pemberatan di toko toko di rumah rumah ini bisa ditekan," katanya.

Susatyo juga menegaskan bahwa aksi kriminalitas terus menjadi atensi untuk menekan prilaku kriminalitas di Kota Bogor.

"Ini jadi atensi kami dari Kodim Polresta Bogor senantiasa kolaborasi untuk mencegah kejadian kejadian itu tidak berulang lagi, total sejak Januari selama enam bulan ini Polresta Bogor Kota telah menangkap sekitar 300 ini bisa menekan angka kriminalitas di Kota Bogor," ujarnya.

Dilokasi yang sama Kasat Reskrim Polresta Bogoe Kota Dhoni Erwanto mengatakan bahwa untuk pelaku pencurian modusnya adalah dengan memantau calon sasaran.

"Iya jadi mereka pelaku curat ini melakukan oemetaan terlebih dahulu terhadap situasi dan lokasi yang bisa mereka masuk, jadi ketika berhasil mereka bagi bagi hasil pencuriannya," ujarnya.

Untuk pada pelaku premanisme dan pelaku kekerasan kata Dhoni mereka melakukan aksi kekerasan di jalan dengan tauran kepada lawannya.

"Jadi mereka ini ada yang memang sengaja menunggu dijalan untuk mencari musuhnya, ada yang memang janjian di media sosial," katanya.

Atas perbuatannya para pelaku pencurian dan penadahan terancam pasal 63 ayat 3, 4, dan 5 KUH pidana dan asal 480 KUHP.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved