Breaking News:

IPB University

Sekolah Vokasi IPB University Ajarkan Mahasiswa Buat E-book Kreatif

Kurikulum di PTV didisain sesuai dengan perkembangan kebutuhan IDUKA atau Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja.

IPB University
Sekolah Vokasi IPB University menggelar Sharing Session Proses Kreatif Penyusunan E-book Bagi Pemula. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bekerja sama dengan Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP), Kementerian Pertanian (Kementan), Sekolah Vokasi IPB University menggelar Sharing Session “Proses Kreatif Penyusunan E-book Bagi Pemula".

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran pada Mata Kuliah Aplikasi Desain Grafis pada Program Studi Manajemen Informatika, Sekolah Vokasi IPB University.

“Kami menerapkan metode pembelajaran yang bersifat “project-based learning” atau “program-based learning”. Ini merupakan ciri khas Pendidikan Tinggi Vokasi (PTV). Dari kegiatan ini, ada 40 e-book hasil kolaborasi SV IPB University dengan BBP2TP. Mereka yang terlibat dalam pembuatan ebook ini adalah 31 penyuluh, 105 mahasiswa, 16 orang asisten dosen dan praktisi serta 12 orang dosen yang berasal dari empat Program Studi. Yaitu Manajemen Informatika, Manajemen Industri, Teknik Komputer dan Ekowisata,” ujar Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Arif Daryanto.

Menurutnya, pembelajaran di PTV berbeda dengan pendidikan akademik.

Pendidikan di PTV lebih bercorak pada pembelajaran yang bersifat “hands on” atau “experiential learning”.

Kurikulum di PTV didisain sesuai dengan perkembangan kebutuhan IDUKA (Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja).

"Karya E-book ini sangat membanggakan karena pembelajaran yang bersifat daring pun dapat melahirkan inovasi berupa karya e-book yang mendukung tercapainya learning outcome mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Dr Fery Fahrudin Munier selaku Kepala BBP2TP, mengatakan bahwa ebook ini sebagai bahan literasi para pengguna informasi.

Tujuannya untuk mendukung proses diseminasi dan penyebaran inovasi teknologi pertanian melalui pendekatan digital.

“Harapannya, penyebarannya dapat lebih masif guna kemanfaatan yang lebih luas. Melalui kerjasama kegiatan ini, dapat mewujudkan merdeka belajar melalui pendekatan digital,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved