Nyelinap ke Rumah Staf Wanita Tengah Malam, Nasib Pak Kades Berada di Ujung Tanduk

Hal ini terjadi setelah sang Kades kepergok nyelinap ke rumah staf wanitanya saat tengah malam.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
shutterstock.com
Ilustrasi - Buka Pintu Kamar 

Adapun saat kejadian, suami staf wanita itu sedang tak berada di rumah sehingga kuat dugaan keduanya melakukan perzinahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muba Richard Cahyadi, mengatakan akibat ulahnya itu, oknum kades tersebut diberhentikan dengan tidak hormat.

Baca juga: Terungkap Cara Pelaku Bunuh Sopir Taksi Online Wanita, Korban Tergiur Bayaran Rp 3 juta

Baca juga: Ibunya Dibunuh saat Antar Penumpang Taksi Online, Putri Korban: Kalau Udah Cari Duit, Lupa Segalanya

Baca juga: Cara Pelaku Bunuh Sopir Taksi Online Wanita Terkuak, Gara-gara Dijanjikan Bayaran Rp 3 Juta

Ilustrasi
Ilustrasi (viral4real.com)

Menurutnya, sang Kades telah melanggar Peraturan Bupati No 82 Tahun 2019 Pasal 4 Poin C masalah ketertiban dan keamanan.

Kemudian juga melanggar Pasal 6 tentang larangan Kepala Desa meresahkan masyarakat lalu pasal 178 ayat 3.

"Yang intinya perbuatan tercela,” kata Richard, Senin (14/6/21).

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I, Senin (14/6/2021).

Oknum kades tersebut dianggap telah melanggar Peraturan Bupati No 18 Tahun 2019.

"Keputusan ini mendapat dukungan dari Komisi I melalui Rapat Dengar Pendapat dan Kades bersangkutan akan diberhentikan secara tidak hormat," tuturnya.

Baca juga: 2 Hari Mendekam di Tahanan, Begini Kondisi Anji, Ditangkap saat Berada di Studio

Baca juga: Dengar Suara Ranjang Kamar Bergoyang Tengah Malam, Suami Kalap Lihat Istrinya Ditindih Selingkuhan

Dikatakannya, selama menunggu proses usulan dari BPD yang di rekomendasi Camat Jirak Jaya untuk sementara roda Pemerintahan Desa dilaksanakan oleh Sekretaris Desa (Sekdes).

Sementara itu, Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra menuturkan bahwa terkait penunjukan PLH Kades pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan dinas PMD.

“Kami koordinasi terlebih dahulu ke kepala dinas PMD terkait pertanyaan tersebut,” kata dia.

Baca juga: Begini Kondisi Wanita Hamil Tua yang Dikubur Suami di Bekas Septic Tank, Masih Berpakaian Lengkap

Baca juga: Kesaksian Pak Kades Lihat Suami Tenggelamkan Istri ke Sungai Hingga Tewas, Pelaku: Ngusir Iblis

Sempat Ingin Kabur

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved