Breaking News:

Kisah Inspiratif Mang Epen Penjual Arum Manis di Bogor, Kerap Bagikan Dagangannya secara Gratis

Pagi hari menjelang siang, penjual arum manis di Jalan Salak, Kota Bogor sudah didatangi pelanggan arum manis atau rambut nenek.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Penjual arum manis di Jalan Salak, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pagi hari menjelang siang, penjual arum manis di Jalan Salak, Kota Bogor sudah didatangi pelanggan arum manis atau rambut nenek.

Kebanyak pembeli adalah pengguna jalan baik pengendara roda dua atau roda empat.

Satu buah mobil Toyota Avanza berhenti, seorang ibu dari dalam mobil menanyakan harga satu bungkus.

Penjual arum manis Mang Epen atau Ependi mengatakan harga satu bungkus Rp10 ribu.

Ibu itu pun membeli lima bungkus.

Wajah Mang Epen pun semringah sambil melayani pembeli.

Tak lama setelah itu satu mobil jenis Toyota Inova berhenti, satu orang yang duduk dikursi belakang langsung menawar arum manis Mang Epen Rp 15 ribu dua bungkus.

Menanggapi itu wajah Mang Epen pun semringah, tanpa tawar menawar Mang Epen pun melayani pembeli itu.

Mang Epen bercerita dalam berdagang dirinya tak pernah memaksakan harga yang dijualnya.

Baca juga: Curhat Mang Epen Kakek Penjual Arum Manis di Bogor, Tetap Jualan Meski Ditodong Orang

Baca juga: Kakek Penjual Arum Manis di Bogor Jadi Korban Penodongan, Polisi Bentuk Tim Gabungan Buru Pelaku

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved