Breaking News:

Meninggal Dunia Karena Covid-19, Ini Rekam Jejak Neta S Pane, Dari Jurnalis Hingga Ketua IPW

Pria pemilik nama lengkap Neta Saputra Pane itu menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan keran terpapar Covid-19.

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Neta S Pane 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (16/6/2021).

Pria pemilik nama lengkap Neta Saputra Pane itu menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan keran terpapar
Covid-19.

Berdasar informasi yang diperoleh para awak media, pria berusia 56 tahun itu meninggal dunia sekira pukul 10.40 WIB pagi tadi.

FOLLOW JUGA:

Neta S Pane menghembuskan napas terakhir di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat, Jawa Barat.

Ada yang menarik dari sosok Neta S Pane.

Baca juga: Kabar Duka : Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane Meninggal Dunia

Baca juga: Istri Sakit, Menantu Merintih Jadi Sasaran Ayah Mertua saat di Pondok Belakang Rumah

Pria kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 itu memiliki perjalanan karir yang cukup panjang.

TribunnewsBogor.com merangkum rekam jejak Neta S Pane sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Mantan Wartawan

Neta S Pane mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis.

Dikutip Tribunnews.com dari sejumlah sumber, Neta S Pane merupakan reporter di surat kabar harian Merdeka di Jakarta
pada 1984.

Saat itu, saat itu usia Neta S Pane baru menginjak 20 tahun.

Baca juga: Cerita Gadis 17 Tahun Nekat Jadi PSK usai Lulus SMA, Gadis Open BO : Mama Tahu Kok

Baca juga: Terungkap Cara Pelaku Bunuh Sopir Taksi Online Wanita, Korban Tergiur Bayaran Rp 3 juta

Karirnya cukup moncer, Enam tahun berselang tepatnya pada tahun 1991, Neta S Pane menjabat sebagai redaktur pelaksana di
media tersebut.

Kemudia, pada tahun 1993 Neta S Pane menjabat sebagai Asisten Redaktur Pelaksana di Harian Terbit Jakarta.

Tak hanya itu, ia juga menjabat sebagai Reddaktur pelaksana (Redpel) di Koran Aksi Jakarta.

Karir jurnalisnya semakin naik, pada tahun 2002, ia menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta hingga
2004.

Baca juga: Pengakuan Suami Paksa Istri Bikin Video di Ranjang Bareng Pria Lain, Kesal Gambarnya Gelap

Baca juga: Kisah PSK Muda Diborgol Teman Kencannya Seusai Bercinta, Korban Tak Berdaya Diseret ke Kamar Mandi

Baca juga: Kisah Apes Pasangan Muda Kepergok Bercinta di Semak-semak, Pacar dan Motor Dibawa Kabur Residivis

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, ditemui dalam Diskusi Publik 'Netralitas TNI-Polri Jadi Sorotan', di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, ditemui dalam Diskusi Publik 'Netralitas TNI-Polri Jadi Sorotan', di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018). (Vincentius Jyestha/Tribunnews.com)

Jadi Ketua IPW

Perjalanan panjang sebagai seorang jurnalis, membuatnya Neta S Pane memiliki banyak pengalaman.

Neta S Panen sempat menjadi seorang altivis.

Hingga akhirnya ia menjadi Ketua Presidium IPW dari 2004 hingga meninggal dunia pada Rabu (16/6/2021).

Untuk diketahui, IPW merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bersifat independen dan menempatkan diri sebagai mitra kritis Polri.

IPW juga mengakomodasikan berbagai pengaduan masyarakat tentang penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan lembaga Kepolisian Negara RI.

Baca juga: Cara Pelaku Bunuh Sopir Taksi Online Wanita Terkuak, Gara-gara Dijanjikan Bayaran Rp 3 Juta

Kawal Kebijakan Polri

Neta S Pane beberapa kali menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah peristiwa kepada Tribunnews.com.

Antara lain mengenai sikap kritisnya terhadap penyelenggaraan turnamen sepakbola Piala Menpora 2021 di tengah pandemi
Covid-19.

Selain itu, Neta S Pane juga menyoroti kasus KKB di Papua hingga polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK).

Neta S Pane sebelumnya juga menyampaikan sikap kritisnya terhadap momen mudik libur lebaran 2021.

Saat itu, Neta S Pane menilai Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo perlu mengevaluasi kinerja Badan Intelkam
Polri.

Neta menilai Intelkam tidak memiliki konsep yang jelas dalam program penyekatan pemudik Lebaran 2021.

Baca juga: Ibunya Dibunuh saat Antar Penumpang Taksi Online, Putri Korban: Kalau Udah Cari Duit, Lupa Segalanya

Baca juga: Nyelinap ke Rumah Staf Wanita Tengah Malam, Nasib Pak Kades Berada di Ujung Tanduk

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS Ketua Presidium IPW, Neta S Pane Meninggal Dunia, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/16/breaking-news-ketua-presidium-ipw-neta-s-pane-meninggal-dunia.
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Gigih
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Terpapar Covid-19

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane dikabarkan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RS Mitra Keluarga, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (16/6/2021).

Kabar tersebut dibenarkan oleh kerabat Neta S Pane, Yon Mories.

Dia bilang, Neta S Pane menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 10.40 WIB tadi pagi.

"Betul, tadi sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Bekasi Barat," kata Yon Mories kepada wartawan, Rabu (16/6/2021).

Yon Mories menjelaskan, Neta S Pane memang telah dirawat di rumah sakit tersebut sejak 5 Juni 2021 lalu.

Koleganya itu diisolasi karena terpapar Covid-19.

"Iya benar, beliau dirawat di RS sejak tanggal 5 karena positif Covid," tukasnya.

(TribunnewsBogor.com/Tribunnews.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved