Breaking News:

Selain Kawasan Industri, Kecamatan Klapanunggal Bogor Juga Berpotensi Menjadi Sentra Kopi

Ade menjelaskan wilayah Kecamatan Klapanunggal memiliki luas 70,57 Km² atau 2,36 persen dari luas Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
Bupati Bogor Ade Yasin saat melakukan rebo keliling (boling) ke Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KLAPANUNGGAL - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa meskipun kawasan industri, Kecamatan Klapanunggal juga memiliki potensi perekonomian yang berasal dari alam.

"Klapanunggal punya potensi sebagai daerah industri, dan ternyata potensi pertanian juga ada seperti komoditas kopi," kata Ade Yasin saat melakukan rebo keliling (boling) ke Klapanunggal, Rabu (16/6/2021).

Ade menjelaskan wilayah Kecamatan Klapanunggal memiliki luas 70,57 Km² atau 2,36 persen dari luas Kabupaten Bogor.

Wilayah ini dikategorikan sebagai wilayah pertanian perkotaan dan industri yang mana di bidang pertanian masuk dalam zona pengembangan urban agriculture.

Klapanunggal, kata Ade, bisa menjadi jadi pusat produksi kopi di wilayah Bogor Timur.

"Pemerintah tentunya akan mendampingi agar hasil panennya lebih baik, kemudian memfasilitasi bantuan dari dinas-dinas terkait. Jadi akan terus kita dorong agar produksi kopi di Klapanunggal bisa sukses," katanya.

Potensi lain di Klapanunggal yang perlu dikembangkan, lanjut Ade, adalah wisata seperti Gua Gunung Karang, setu dan pemandian mata air yang belum dikelola secara maksimal.

"Jadi masih harus dibenahi. Pembenahan tersebut termasuk infrastruktur, pengelolaannya, status tanah dan lain-lain. Dan memang di Klapanunggal banyak yang belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Jadi kita arahkan agar segera membentuk Bumdes seperti desa wisata dan akan kita beri kemudahan,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved