Breaking News:

Pengakuan Rektor Unipar Usai Dituding Lecehkan Dosen, Insiden Depan Kamar Hotel Bikin Korban Syok

RS bercerita saat di dalam mobil, dia duduk di bagian tengah bersama Agus Santoso, Dekan FKIP Unipar Jember.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rektor Universitas PGRI Argopuro ( Unipar) Jember berinisial RS mengurai pengakuan pasca dituding melecehkan seorang dosen.

RS dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang dosen wanita.

Pelecehan seksual tersebut terjadi saat korban dan sang rektor mengikuti diklat dosen pengampu mata kuliah ke-PGRI-an di Hotel Plaza Tanjung Tretes Pasuruan pada 4-5 Juni 2021.

Peristiwa dugaan pelecehan seksual RS itu dibuka oleh suami korban, MH.

MH kemudian menindaklanjuti peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut dengan melapor ke Yayasan Kantor Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Jember.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id, MH, suami korban mengakui membuat pelaporan tersebut.

Dirinya menuntut ada keadilan untuk sang istri.

Pelaporan tersebut dibuat pada 16 Juni 2021.

Baca juga: 8 Tahun Disembunyikan, Wanita W Ngaku Punya Anak dari Rezky Aditya, Suami Citra Kirana Dituntut Ini

"Saya ingin ada keadilan, langkah pertama yang saya lakukan memang melalui yayasan. Ini soal integritas lembaga pendidikan, apalagi dilakukan oleh pejabat tinggi di kampus tersebut. Akibat perbuatan itu, istri saya syok dan tidak mau ke kampus," ujar MH, pada Jumat (18/6/2021).

Dugaan pelecehan seksual itu terjadi di sebuah hotel yang menjadi lokasi pendidikan dan pelatihan dosen kampus Unipar di Tretes, Pasuruan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved