Breaking News:

Emosi Lihat Pacar Sesama Jenis Selingkuh, Pria Sewa 8 Pembunuh Bayaran, Korban Dibakar Kayak Sampah

Kasus ini rupanya berawal dari sebuah chat mesra korban dengan pria lain yang diduga selingkuhannya di WhatsApp dan DM Facebook.

Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase TribunTimur/shutterstock
kepergok selingkuh dengan pria lain, pacar sesama jenis sewa 8 pembunuh bayaran 

Pada hari Kamis 10 Juni 2021, sekitar pukul 06.00 Wita, lanjut Merdisyam, korban ( Rian) meninggal dunia dan disaksikan teman-teman pelaku lain.

Melihat korban tewas, MA dan teman-temannya pun panik dan berinisiatif membuang jasad korban.

"Pada saat itulah mereka membuat rencana membawa jasad korban ke Sulawesi Tengah, untuk menghilangkan jejak."

"Namun karena kekurangan biaya dan jauhnya lokasi, maka sepakat pelaku memutuskan membuang jasad korban di Camba, Kabupaten Maros," lanjut Merdisyam.

Ilustrasi bakar diri
Ilustrasi jasad dibakar (net)

Sebelum tiba di Camba atau lokasi rencana pembuangan mayat, MA cs singgah membeli dua botol air minum di minimarket Moncongloe.

Air didalam botol itu dibuang untuk mengisinya dengan bahan bakar bensin.

"Tidak jauh dari minimarket mereka berhenti di pom bensin mini untuk membeli bensin lalu diisi ke dalam botol yang sudah dibeli tadi," bebernya.

Setiba di Kampung Tompo Ladang Mallawa, Kabupaten Maros, para pelaku pun menurunkan jasad Rian di pinggir jalan.

Dan aksi keji pembakaran jasad manusia itu pun dilakukan. Jasad Rian disirami bensin lalu dibakar, sekra pukul 02.00-03.00 Wita.

Usai melancarkan aksi yang tergolong tidak berprikemanusiaan itu, para pelaku MA Cs, kemudian kembali ke rumah H alias Lala.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Dhuha di Pagi Hari, Ini Keutamaan dan Pahala Duha Dibanding Sholat Sunnah Lain

Kondisi jasad mengenaskan saat ditemukan, terbakar seperti sampah

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi kejadian sekira pukul 04.30 Wita.

Mayat yang saat itu tanpa identitas ditemukan pertama kali oleh seorang tukang kawal truk, Dudi (23) yang juga warga sekitar.

Dudi mengatakan saat melintas, ia melihat ada asap di pinggir jalan.

Namun, ia mengira asap tersebut berasal dari pembakaran sampah.

Aparat kepolisian sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara sesosok mayat pria ditemukan hangus terbakar di pinggir jalan Bukit Kemiri Tompo Ladang, Kabupaten Maros, Jumat (11/6/2021) - Fakta baru kasus penemuan mayat terbakar di Maros
Aparat kepolisian sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara sesosok mayat pria ditemukan hangus terbakar di pinggir jalan Bukit Kemiri Tompo Ladang, Kabupaten Maros, Jumat (11/6/2021) - Fakta baru kasus penemuan mayat terbakar di Maros (Polda Sulsel)

"Saya pertama kali lewat pukul 04.30. saya melihat asap, saya kira ada orang yang membakar sampah," katanya.

Pada pukul 05.20, Dudi kembali melintas di lokasi kejadian.

Ia ingin memastikan bahwa asap tersebut benar berasal dari pembakaran sampah.

"Saya kembali lewat disini pukul 05.20, saya mau pastikan asap itu dari pembakaran sampah," lanjutnya.

Baca juga: Krisis Pangan, Harga Kopi Sebungkus di Korea Utara Rp 1,4 Juta, Kim Jong Un Naikkan Harga Sembako

Ia mengaku sangat kaget saat yang dilihatnya bukan sampah melainkan tubuh manusia.

"Pas saya lihat ternyata bukan sampah tapi orang yang sudah hangus terbakar," terangnya.

Ia pun segera melaporkan kejadian penemuan tersebut ke Polsek terdekat.

Kapolsek Mallawa, AKP Makmur mengatakan, saat ditemukan korban dalam kondisi yang mengenaskan.

kepergok mesra dengan pria lain, pacar sesama jenis suruh 8 orang bakar Rian di Maros
kepergok mesra dengan pria lain, pacar sesama jenis suruh 8 orang bakar Rian di Maros (kolase TribunTimur/shutterstock)

Korban sulit dikenali karena seluruh tubuhnya hangus terbakar dan melepuh. Kaki kanan korban juga diketahui patah.

"Seluruh tubuh hangus terbakar, sudah melepuh dan wajahnya sudah tidak bisa dikenali."

"Selain luka bakar, kaki kanan korban patah dan kondisinya sangat mengenaskan," kata Makmur, seperti dikutip dari TribunTimur.com.

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan barang bukti berupa botol yang digunakan sebagai wadah bahan bakar.

"Ada satu botol sisa bensin ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan korban," ungkap Makmur.

(TribunBogor/TribunTimur.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved