Breaking News:

Hampir Buta Demi Berantas Korupsi, Novel Baswedan Kini Dibanjiri Hinaan : Ini Sangat Keterlaluan

Novel Baswedan mengaku perjuangannya itu justru mendapatkan sentimen negatif dan dihinakan dari sejumlah pihak.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. 

Ketika orang yang seharusnya dia orang baik, kemudian dengan nalarnya sangat pendek kemudian dia malah justru membuat sesuatu (penghinaan) orang yang ingin berbuat untuk negara ini," jelasnya.

Novel Baswedan menunjukan foto seseorang yang mengawasi rumahnya
Novel Baswedan menunjukan foto seseorang yang mengawasi rumahnya (Youtube Najwa Shihab)

Ia mengaku tidak akan merugi jika mundur dari lembaga anti rasuah.

Bahkan dia siap mundur dari KPK jika negara sudah tidak memiliki komitmen untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Ketika melihat seolah-olah yang memberantas korupsi malah dikerjain, malah dibuat seolah-olah kami adalah orang-orang yang brengsek yang harus diuber ya memang lebih bagus ditinggalkan.

Jadi pemberantasan korupsi tidak ada aja," jelasnya.

"Terus mau memperjuangkan apa lagi. Saya merasa saya tidak hanya mendapatkan rezeki dari KPK kok.

Saya keluar dari KPK juga tidak ada masalah kok. Tapi ketika terus dihina demikian, terus-terusan ini kadang kala saya merasakan bahwa ini sangat keterlaluan loh," sambungnya.

Artikel ini tayang di Tribunnews.com -- Novel Emosional Ceritakan Perjuangan Berantas Korupsi, Hampir Buta Kini Malah Dapat Hinaan 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved