Kasus Covid-19 Meningkat, Anggota DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Gerak Cepat

Devie Prihartini Sultani (DPS) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sigap menyiapkan tempat untuk menampung pasien Covid-19.

Ist/Dokumen pribadi Devie Prihartini Sultani
anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor diminta bergerak cepat untuk menanggapi lonjakan kasus Covid-19.

Kenaikan kasus Covid-19 tersebut terjadi pada sepekan terakhir.

Saat ini ketersediaan tempat tidur di rumah sakit atau pusat isolasi pun terus menurun.

Bahkan tempat tidur pasien rumah sakit (RS) harus menggunakan sistem rujukan melalui aplikasi e-SIR Kota Bogor.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani (DPS) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sigap menyiapkan tempat untuk menampung pasien Covid-19.

"Pemkot dan jajarannya harus segera melakukan terobosan-terobosan membuka tempat-tempat untuk bisa menampung pasien Covid-19 dengan status zona hijau," ucap Devie, Senin (21/6/2021).

Dengan dibukanya RS lain untuk merawat pasien Covid-19 dengan status zona hijau, lanjut Politisi Partai Nasdem ini agar rumah sakit bisa fokus menampung pasien dengan status kuning dan merah yang memerlukan penanganan lebih intensif.

"Pemkot harus gerak cepat, jangan tunggu sampai warga kita menjadi korban karena ketidak tersediaan tempat tidur," tegas DPS yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved