Breaking News:

Ibu Hamil Tewas Tergantung, Suami Tak Berkutik saat Polisi Datang, Terungkap Penyebabnya Karena Ini

Tewas tergantung di pintu kamar mandi rumah, ibu hamil di Kota Kupang ternyata Korban Pembunuhan, suami tak berkutik saat polisi datang.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Pixabay.com
Ilustrasi - Geger seorang ibu hamil di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ditemukan tewas tergantung. 

Dilaporkan jika terduga pelaku pembunuhan itu adalah suami korban.

Ia ditangkap di daerah Nganjuk, Jawa Timur pada Selasa (22/6/2021) kemarin sore.

Adapun barang bukti yang turut diamankan polisi yang merupakan benda-benda milik korban yakni 1 unit sepeda motor warna biru bernomor polisi BM 5330 AAQ yang disita dari adik terduga pelaku.

Termasuk sebuah cincin emas yang disita dari ibu terduga pelaku serta sebuah handphone yang disita dari anak terduga pelaku.

Terkait penangkapan ini, pihak keluarga Siti Hamidah mengaku sudah dihubungi polisi.

Abang kandung korban, Ahmad Sutanto mengatakan, pihak keluarga meminta tersangka dihukum seberat-beratnya.

Keluarga yang geram berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

Ahmad Sutanto belum mengetahui motif aksi keji yang dilakukan pelaku.

Pasalnya pihak keluarga selama ini melihat tersangka dan korban baik-baik saja.

"Selama ini yang kita tengok di rumah, orang ini (tersangka dan korban) kita dengar nggak pernah ribut. Kok tiba-tiba kejadian kayak gini, kami sangat terkejut. Sangat menyayangkan peristiwa ini," urai Ahmad Sutanto, Rabu (23/6/2021) siang.

Ahmad Sutanto melanjutkan jika pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

"Harapan saya dihukum seberat-beratnya, atau hukuman mati. Soalnya adik saya dibunuh seperti tidak manusia, seperti hewan adik saya dibunuh. Apalagi dalam keadaan hamil 7 bulan," papar Ahmad.

"Dia (tersangka) yang bunuh, dia pula yang pura-pura mencari korban bersama keluarga. Saya tidak terima, hukum berat, kalau bisa hukuman mati. Nyawa dibalas nyawa," tegasnya lagi.

(Kompas.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved