Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Meningkat 75,8 Persen Pasca Lebaran, Warga Diimbau Terapkan Prokes

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa lonjakan pasien terpapar corona ini mulai terjadi sebulan pasca lebaran.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Seorang pasien di RSUD Cibinong terpaksa diperiksa petugas di tenda yang didirikan di luar gedung demi menghindari penumpukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Rabu (23/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor tercatat cukup dratis pasca Lebaran 2021 lalu.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa lonjakan pasien terpapar corona ini mulai terjadi sebulan pasca lebaran.

"Kasus aktif naik drastis 75,8 persen dari setelah lebaran," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Ade menuturkan bahwa pasien Covid-19 yang terpapar corona ini kebanyakan berusia produktik sekitar umur 20 sampai 49 tahun.

Melonjaknya kasus positif Covid-19 ini berimbas pada menipisnya ketersedian tempat tidur isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit.

"Keterisian (BOR) sampai 24 Juni 2021 terisi sekitar 85 persen," kata Ade.

Masyarakat diimbau untuk menjaga protokol kesehatan di mana pun berada demi keselamatan bersama.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, tidak berkerumun, beraktifitas dengan sehat, jaga kesehatan dan sayangi keluarga anda," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved