Breaking News:

IPB University

Rektor IPB University Sebut Potensi Industri Halal Sangat Menjanjikan

banyak peneliti IPB University yang telah mengambil peran sehingga kini dapat dikembangkan Halal Science Center di IPB University.

Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa/Pemkot Bogor
Rektor IPB Prof Arif Satria 

“Halal Science Center IPB University ini menurut saya sebuah lembaga yang penting untuk riset pengembangan R&D (Research and Development). Terutama di bidang autentikasi bahan, teknologi inovasi halal dan sistem jaminan halal. Di saat yang bersamaan kita juga concern pada bidang pengembangan manusia serta menjadi alasan untuk memperkuat ekosistem sistem jaminan halal di Indonesia,” ungkap Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University ini.

Melihat pangsa pasar halal yang luar biasa potensial, menurutnya Indonesia juga menjadi pasar yang menjanjikan.

Terlebih lagi pertumbuhan penduduk muslim kian bertambah secara eksponensial dalam beberapa dekade terakhir.

Di tahun 2030, diperkirakan penduduk muslim dunia akan mencapai 2,2 milyar jiwa.

Sudah teridentifikasi juga bahwa nilai ekonomi industri halal telah mencapai 1,8 triliun US Dóllar pada tahun 2015.

“Menurut saya, hal ini merupakan kesempatan bagi Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, dari aspek konsumen. Dari produk makanan halal saja sudah mencapai 197 milyar US Dólar.

Jadi artinya kita ini melihat potensi untuk produk-produk industri  halal, untuk ekonomi.

Dan di saat yang bersamaan memberikan akses pada masyarakat untuk mendapatkan produk halal. Ini saya kira merupakan hal yang sangat penting,” tambahnya.

Ia belajar kuatnya sains halal dari Thailand terutama dengan hadirnya pusat studi kajian halal di Universitas Chulalongkorn.

Menurutnya kekuatan tersebut tidak lepas dari komitmen Thailand sebagai “kitchen of the world”.

Sehingga menjadikan Thailand untuk siap menyajikan produk pangan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dunia.

“Artinya, Indonesia sebagai negara mayoritas muslim sudah saatnya untuk turut bersaing sebagai pemimpin industri halal di dunia,” tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved