Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Stok Mulai Sulit Didapat, Penjual Oksigen di Cibinong Bogor Prioritaskan Pembeli Berkebutuhan Medis

Ketersediaan oksigen kini mulai terasa langka karena banyak diburu masyarakat di tengah kasus Covid-19 yang melonjak belakangan ini.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penjual oksigen isi ulang di Jalan Raya Jakarta - Bogor, KM 40, Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Didi Riyanto (30) bahkan mengaku sampai keteteran karena banyaknya pembeli yang berdatangan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Penjual isi ulang tabung oksigen di Cibinong, Kabupaten Bogor Didi Riyanto (30) berinisiatif untuk membatasi penjualan oksigen karena stoknya yang kini sudah mulai sulit didapat.

Ketersediaan oksigen kini mulai terasa langka karena banyak diburu masyarakat di tengah kasus Covid-19 yang melonjak belakangan ini.

"Untuk industri saat ini kita tolak, seperti isi ulang tabung yang besar. Karena kita prioritas medis, tabung kecil," kata Didi Riyanto kepada TribunnewsBogor.com, Senin (29/6/2021).

Didi sementara ini menolak menjual isi ulang oksigen tabung besar seperti untuk bengkel dan yang lainnya karena banyak dibutuhkan warga yang sakit.

Bahkan sudah sepekan terakhir, Didi mengaku kerap ditelepon siang dan malam oleh pelanggan yang mencari oksigen.

"Karena satu tabung besar ini bisa jadi enam tabung kecil. Kalau saya jual satu tabung besar berarti saya nyelametin satu orang doang. Tapi kalau kita kecilin kita bisa nyelametin enam jiwa," katanya.

Pasokan oksigen di tingkat distributor di Bogor saat ini menurutnya juga sudah mulai terasa ada kelangkaan.

Bahkan harga oksigen tabung kecil kini ecerannya naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35-40 ribu diduga karena kelangkaan tersebut.

"Saya sampai dua hari gak jualan, dari Sabtu siang sampai Minggu kemarin saya tutup total karena nyari oksigen. Ini (tabung besar kosong) saya taruh (di distributor) hari Jumat (25/6/2021), baru jadi tadi, (pengisian) tiga hari kurang lebih," kata Didi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved