Kuliner Bogor

Cicip Doclang Kuliner Khas Bogor di Jembatan Merah, Rp 12 ribu Dijamin Kenyang

Selain terkenal dengan jajanan bubur ayam, lokasi kuliner jembatan merah juga dikenal dengan makanan khas Jawa Barat bernama doclang.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kawasan Jembatan Merah merupakan lokasi bersejarah di Kota Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH -- Lokasi kuliner di kawasan jembatan merah, Kota Bogor sudah melegenda sejak dulu.

Di tempat ini, puluhan makanan tradisional tersedia, mulai dari bubur ayam, doclang, soto kuning, sate, hingga martabak.

Selain terkenal dengan jajanan bubur ayam, lokasi kuliner jembatan merah juga dikenal dengan makanan khas Jawa Barat bernama doclang.

Doclang adalah makanan berupa irisan lontong yang dibungkus dengan daun patat.

Kemudian ditambahkan potongan rebusan kentang, tahu bandung goreng, telur rebus, dan kerupuk lalu dilumuri bumbu kacang.

Untuk menambah selera, bisa ditambahkan sambal.

Doclang jembatan merah berada di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor tidak jauh dari Pasar Devris.

Disini, doclang paling terkenal adalah doclang-405' title=' doclang 405'> doclang 405, milik Haji Aos.

Setiap hari doclang-405' title=' doclang 405'> doclang 405 tidak pernah sepi dari pembeli, terutama pada malam hari.

Rasanya yang enak dan harganya terjangkau membuat doclang-405' title=' doclang 405'> doclang 405 selalu dipenuhi pembeli.

Harga untuk satu porsi doclang-405' title=' doclang 405'> doclang 405 hanya Rp 12 ribu.

"Doclang 405 sudah ada sejak tahun 2002 lalu," kata Asul salah satu pegawai di doclang-405' title=' doclang 405'> doclang 405.

Doclang 405 buka hampir 24 jam, mulai pagi hingga pagi lagi.

Pegawai Haji Aos berjualan secara bergantian di lokasi Jalan Kapten Muslihat ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved