Breaking News:

Teror Virus Corona

Aturan Lengkap PPKM Darurat di Kabupaten Bogor, Mall hingga Tempat Ibadah Ditutup Sementara

PPKM darurat bakal diterapkan karena kasus konfirmasi baru Indonesia pekan ini dalam sehari sempat mencapai 21.800 kasus baru dan 467-an kasus kematia

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan siap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan segera memberlakukan PPKM Darurat khusus di Jawa dan Bali pada 3 - 20 Juli 2021 mendatang.

Diketahui, PPKM Darurat bakal diterapkan karena kasus konfirmasi baru Indonesia pekan ini dalam sehari sempat mencapai 21.800 kasus baru dan 467-an kasus kematian yang mana dinilai angka tertinggi selama satu setengah tahun pandemi Covid-19.

"Pemkab Bogor akan menerapkan PPKM Darurat yang berlaku di Jawa Bali ini mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 mendatang," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (1/7/2021).

Ade mengatakan bahwa kondisi dan situasi pandemi Covid-19 saat ini yang terus meningkat memerlukan kebijakan yang tegas dan terukur.

"Kami tentunya selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menekan angka kasus Covid-19," kata Ade.

Dalam penerapan PPKM darurat ini target penurunan penambahan kasus konfirmasi kurang dari 10.000 kasus per hari, berikut ini rinciannya:

1. Perkantoran 100 persen Work From Home (WFH) untuk sektor non essential;

2. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring;

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved