Babak Baru Kasus Arisan Sosialita Minta Tumbal Pesugihan Lelaki Muda, Polisi Ungkap Fakta Ini

Bahkan, aparat kepolisian Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sudah turun tangan untuk mencari tahu fakta sebenarnya.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
net
ilustrasi tewas 

Video yang dibuat di aplikasi TikTok itu awalnya memuat pengakuan seorang perempuan yang ditawari menjadi MC.

Perempuan tersebut mengaku ditawari bayaran Rp 10 juta per jam di acara arisan sosialita tersebut.

Baca juga: Misteri Tengkorak Dalam Mobil Bak Terungkap, Korban Ternyata Ayah dan Anak yang Hilang 2 Tahun Lalu

Ilustrasi dukun
Ilustrasi dukun (net)

Sosok perempuan di video itu kemudian mengatakan bakal ada pria muda alias berondong yang akan dijadikan tumbal.

"Nah si klien aku mulai jelasin rangkaian acaranya. Nanti si berondongnya mulai merangkak dan digantung. Hah ini acara apa sih?," kata perempuan dalam video viral itu.

"Jadi itu tumbal untuk pesugihan. Pesugihan untuk awet muda, kecantikan, kekayaan, karir dan lain-lain," tambahnya.

Dalam video viral tersebut, perempuan itu juga mengunggah tangkapan layar yang percakapannya saat ditawari menjadi MC.

Baca juga: Firasat Sang Ibu Sebelum Niken Tewas Jadi Korban Kapal Tenggelam: Tiba-tiba Cium Pipi Saya

Bayaran Rp 10 juta jadi MC

Video tersebut memperlihatkan ritual pesugihan dengan menumbalkan nyawa berondong di sebuah acara ulang tahun.

Video tersebut diunggah akun tiktok bernama @dinskidiary itu sudah disukai belasan ribu akun.

Pengalaman mengerikan itu itu diungkapkan oleh master of ceremony (MC) acara ulang tahun itu.

Peristiwa itu berawal, pihak penyelenggara menawarkan MC tersebut dengan bayaran Rp 8 juta untuk dua orang MC.

Namun, partner MC harus seorang wanita.

Di video itu disebutkan bahwa ia tidak boleh bersama dengan MC pria.

"Terus dia mau nawarin harganya satu sendiri jadi Rp 10 juta satu jam," kata MC di video itu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved