LIPI Digeruduk Warga
BREAKING NEWS - Jelang Pemberlakuan PPKM Darurat, Warga Kampung Sampora Ramai-ramai Datangi LIPI
PKM darurat di Kabupaten Bogor berlaku mulai 3 -20 Juli 2021 sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona yang angkanya meningkat sejak awal Juni
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - PPKM darurat di Kabupaten Bogor berlaku mulai 3 -20 Juli 2021 sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona yang angkanya meningkat sejak awal Juni lalu.
Kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang saat ini terus meningkat memerlukan kebijakan yang tegas dan terukur, itu pun langsung diterapkan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Kami tentunya selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menekan angka kasus Covud-19," ujar Bupati Bogor, Ade Yasin.
Menyesuaikan aturan PPKM darurat yang diberlakukan, Pusat Pengembangan Inovasi dan IPTEK Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jalan Raya Jakarta - Bogor KM 47, Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor juga langsung mengambil langkah cepat.
Langkah cepat yang diambil yakni menutup akses jalan utama menuju Kebun Raya Cibinong.
Namun penutupan jalan yang dilakukan itu justru menyimpan problem baru, yakni masyarakat yang tinggal di area sekitar terdiri dari warga Kampung Sampora merasa terganggu dan akhirnya melakukan aksi unjuk rasa.
Warga pengunjuk rasa Afif mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan warga dilakukan lantaran keberatan apabila akses jalan di LIPI ditutup.
"Ini aksi unjuk rasa dilakukan warga Sampora dan sekitarnya, kami meminta agar jalan jangan di tutup, karena akses jalan tersebut biasa digunakan warga sekitar untuk beraktifitas," ujarnya, Jumat (2/7/2021).
Terkait alasan penutupan, Afif mengatakan, pihak LIPI menutup jalan tersebut berdasarkan pemberlakuan PPKM darurat.
"Penutupan dengan dalih PPKM darurat, ya pasti kami merasa dirugikan dengan penutupan jalan ini," tegasnya.
Afif menambahkan, protes yang dilayangkan warga itu terjadi karena sejumlah akses jalan menuju wilayah Sampora belum sepenuhnya rampung.
"Akses jalan lingkarnya belum beres, ini yang membuat warga bingung, belum beres Ini koj udah mau ditutup," paparnya.
Afif berharap agar jalan di LIPI itu tidak ditutup.
"Jalan jangan di tutup, harapan warga cuma seperti itu," tandasnya.(*)