Breaking News:

Kuliner Bogor

Cara Unik Pengusaha Kopi Milenial Di Bogor, Promosikan Kopi Sambil Bantu Sosialisasikan PPKM Darurat

Dia adalah Heru Prianjastian Owner atau Pemilik Coffee Shop Nusada Kopi di Jalan Veteran, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Coffee Shop Nusada Kopi di Jalan Veteran, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Tak ada kata menyerah untuk tetap ihtiar mencari nafkah.

Meski berada di dalam masa pandemi dan pembatasan PPKM Darurat yang tidak memperbolehkan makan dan minum ditempat (Dine-in) seorang pengusaha kopi milenial di Bogor tetap bersemangat.

Dia adalah Heru Prianjastian Owner atau Pemilik Coffee Shop Nusada Kopi di Jalan Veteran, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor.

Heru mengaku sejak diberlakukannya PPKM darurat penjualan kopi menurun.

Bahkan ada beberapa konsumen yang sudah datang tidak jadi membeli kopi lantaran dirinya hanya menerapkan Take away atau dibawa pulang karena mengikuti aturan pemerintah tidak boleh menyediakan dine in atau makan ditempat.

Meski begitu Heru tak patah arang, Ia pun tetap semangat dan optimis bahwa situasi ini merupakan yang terbaik untuk bersama.

"Iya saya coba untuk melakukan promosi dengan mensosialisasikan aturan pemerintah, jadi saya pakai kardus kemudian saya tulis take away karena memang aturannya selama PPKM Darurat harus menerapkan aturan pesan antar," ujarnya.

Rupanya cara Nusada Kopi itu pun mendapat respon baik dari warga net.

Sejak diposting beberapa waktu lalu di akun instagram @Nusada.kopi postingan itu audah disukai oleh ratusan pengguna akun instagram.

Nusada coffe berdiri dr tahun 2019 konsepnya menggambarkan tanaman unik seperti bogor sendiri yang penuh denganbtanaman dan untuk pada era panfemi ini tetap semangat untuk umkm khusunya cofee shop

Kita kena pandemi tetap semangat dan pantang menyerah kita barang bareng ikuti protokol kesehatan agar kita bisa jualan kopi lagi.

Heru meyakini bahwa situasi dan kondisi seperti ini tak akan berlangsung selamanya.

Namun untuk keluar dari situasi ini kata Heru semua pihak harus saling bantu dan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Walau kita berada pada situasi dan kondisi pandemi, tapi tetap semangat dan pantang menyerah kita bareng bareng ikuti protokol kesehatan agar kita bisa jualan kopi lagi," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved