Breaking News:

Virus Corona

Mitos Atau Fakta, Covid-19 Varian Delta Lebih Mudah Menyebar Lewat Udara? Ini Penjelasan Pakar

banyak informasi yang menyebutkan seseorang dapat mudah terinfeksi Covid-19 varian  Delta karena gampang melayang dan menyebar di udara.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
mohamed Hassan/Pixabay
Ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Varian Delta masih dari virus yang sama yaitu SARS-CoV-2.

Hanya saja punya beberapa perbedaan dari varian sebelumnya.

Hal ini diungkapkan oleh pakar dan Dokter spesalis paru UI, dr Gatut Priyonugroho, Sp.P, risiko pasien yang terinfeksi varian Delta di rawat inap lebih besar yaitu hingga 2 kali lipat. 

Selain itu jumlah virus pada varian Delta lebih banyak pada varian sebelumnya.

Di sisi lain, banyak informasi yang menyebutkan seseorang dapat mudah terinfeksi Covid-19 varian  Delta karena gampang melayang dan menyebar di udara. 

Baca juga: India Dilanda Krisis Covid-19, 12 Menteri Mundur dari Kabinet

Menanggapi hal itu, dr Gatut menyebutkan jika mekanisme penularan varian Dellta masih sama.

Seperti lewat droplet, misalnya dari batuk.

Sebagian lagi menyebar secara airborne aerosol. 

ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19
ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19 (Tumisu/Pixabay)

"Sebagian airborne, sedikit di udara juga. Yang kecil, terbang melayang di udara bisa sekitar tiga jam.

Karenanya, kalau kemana pun usahakan pakai masker karena virus tidak bisa dilihat," paparnya dalam seminar yang diadakan Fakultas Ilmu Adminstrasi Universitas Indonesia (UI), Rabu (7/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved