Breaking News:

Langgar PPKM Darurat, Dua Pabrik di Gunungputri dan Klapanunggal Bogor Terancam Denda Rp 50 Juta

Kapolres Bogor AKBP Harun menambahkan bahwa kedua pabrik yakni PT Simone dan PT Sunbo ini kita berikan tindakan karena terbukti melanggar aturan PPKM

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
ist/Pemkab Bogor
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi industri dipimpin Sekretaris Daerah, Burhanudin didampingi Kapolres Bogor, Dandim 0621, Kajari dan Kepala Bakesbangpol, Jumat (9/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dua pabrik di Kecamatan Gunungputri dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor kedapatan melanggar ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Mereka ketahuan melanggar Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) dipimpin Sekretaris Daerah, Burhanudin didampingi Kapolres Bogor, Dandim 0621, Kajari dan Kepala Bakesbangpol, Jumat (9/7/2021).

Sekda Burhanudin mengatakan bahwa mereka diberi sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) akibat melanggar aturan PPKM Darurat yakni masih memberlakukan 100 persen karyawannya bekerja di pabrik.

“Pabrik ini jelas telah melanggar ketentuan PPKM Darurat, karena 100 persen karyawan masuk. Pabrik ini juga seharusnya punya Satgas dan menyediakan ruang isolasi mandiri," kata Burhanudin.

Kapolres Bogor AKBP Harun menambahkan bahwa kedua pabrik yakni PT Simone dan PT Sunbo ini kita berikan tindakan karena terbukti melanggar aturan PPKM Darurat.

"Kita lihat masih memberlakukan 100 persen karyawan bekerja di pabrik, artinya tidak ada pembatasan. Maka kami lakukan penindakan dengan menjatuhkan denda Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” kata AKBP Harun.

Tipiring ini diterapkan sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 dengan ancaman denda maksimal 50 juta atau pidana kurungan paling lama 3 bulan.

Rencananya, kedua pihak pabrik ini akan disidangkan di Simpang CCM pada Senin (12/7/2021) mendatang.

“Nanti akan kita lihat di semua wilayah, yang tidak mengikuti aturan PPKM Darurat ini akan kita tindak semuanya. Hari ini sebagai contoh saja, akan kita cek lagi ke beberapa tempat yang lainnya,” pungkas Harun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved