Breaking News:

Info Jalur Puncak

Simpang Gadog Akhir Pekan Ini Lengang, Danrem 061/SK Sebut Penerapan PPKM Darurat Efektif

Arus lalu lintas di Jalur Puncak, tepatnya di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/7/2021) terpantau lengang.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Arus lalu lintas di Jalur Puncak, tepatnya di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/7/2021) terpantau lengang. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Arus lalu lintas di Jalur Puncak, tepatnya di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/7/2021) terpantau lengang.

Penyekatan yang dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Pol PP tergolong efektif lantaran terjadi penurunan volume kendaraan di jalur wisata ini yang mencapai 80 persen.

Pantauan di lokasi, hingga pukul 10.00 WIB arus kendaraan dari arah Jakarta yang keluar dari GT Ciawi menuju Puncak sangat lengang.

Tidak terlihat adanya antrean maupun penumpukan kendaraan yang terjadi seperti akhir pekan biasanya di kawasan tersebut.

Begitu pula arus sebaliknya yakni dari arah Puncak yang menuju Jakarta dan sekitarnya. Kendaraan dapat melaju dengan lancar tanpa ada hambatan.

Meski begitu, petugas masih tetap melakuka penyekatan di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Kendaraan menuju Puncak terutama mobil pribadi yang memiliki plat nomor luar Bogor diputar balik oleh petugas.

Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, kondisi kawasan wisata Puncak saat ini memang sangat lengang. 

"Terjadi penurunan arus kendaraan mencapai 80 persen di tengah masa PPKM Darurat, Alhamdulillah PPKM Darurat yang kita laksanakan dapat mengurangi mobilitas sampai 80 persen," ujarnya.

"Artinya cukup lumayan 80 persen yang dapat kita kurangi. Kemudian memang kita khususkan plat F, kalau plat B kita kendalikan (putar balik), kecuali bisa menunjukan keterangan tempat tinggalnya di Bogor," sambungnya.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi menegaskan ada beberapa masyarakat yang dapat masuk ke area Puncak, itu merupakan pekerjaan yang masuk dalam sektor esensial dan kritikal.

"Kita akan sampaikan dengan humanis apabila ada yang bekerja di sektor kritikan atau esensial kita utamakan, yang jelas bisa tunjukan keterangan kerja, kita akan permudah mereka," ungkapnya.

Sedangkan, bagi masyarakat yang ingin berwisata pastinya akan diputar balik, karena saat ini di Kabupaten Bogor khususnya kawasan Puncak tidak ada tempat wisata yang beropersional.

"Kita sampaikan seluruh tempat wisata di Bogor termasuk Puncak semua sudah tutup, jadi sudah tidak ada kegiatan pariwisata di Bogor," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved