Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Imbas PPKM Darurat Okupansi Hotel di Kabupaten Bogor Anjlok, Angkanya Kini Hampir Nol Persen

Bahkan anjloknya okupansi hotel di Kabupaten Bogor hampir 100 persen dan saat ini angkanya hampir menyentuh angka nol persen.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi - Kamar Hotel 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Imbas Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama sembilan hari terakhir membuat okupansi hotel di Kabupaten Bogor anjlok.

Hal ini diakui oleh Kepala Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Bogor Budi Sulistyo.

Bahkan anjloknya okupansi hotel di Kabupaten Bogor hampir 100 persen dan saat ini angkanya hampir menyentuh angka nol persen.

"(PPKM Darurat) Berpengaruh besar, (hunian) 5 persen aja gak ada," kata Budi Sulistyo kepada wartawan, Minggu (11/7/2021).

Dia menjelaskan hal ini terjadi setelah pembatasan kegiatan masyarakat serentak diperketat di wilayah Jawa dan Bali dalam PPKM Darurat.

Meski begitu, hotel-hotel di Kabupaten Bogor tetap beroperasi dengan ketentuan pembatasan yang ditetapkan pemerintah.

Pegawai hotel yang ditugaskan pun kini dikurangi bahkan diberlakukan shift atau kerja bergiliran.

"Beropasi sih beroperasi, kan rencananya (PPKM Darurat) dua minggu, cuman gak nutup sama sekali untuk operasional juga," katanya.

Jika PPKM Darurat diperpanjang, Budi mengatakan bahwa hotel di Kabupaten Bogor tetap tidak akan tutup.

Sebab menurutnya dikhawatirkan akan memberikan efek menakutkan bagi masyarakat jika hotel sampai tutup.

"Kalau tahun lalu ada beberapa yang tutup, atas inisiatif. Tapi kalau sekarang kayaknya (masyarakat) udah pada jenuh, pada mau keluar walaupun dibatasi ketat sekali," ujarnya.

Terkait kondisi okupansi ini, Budi mengaku bahwa pihaknya saat ini masih bingung jika harus meminta kebijakan kepada pemerintah karena dia melihat bahwa pemerintah saat ini juga kesulitan soal anggaran karena Covid-19.

"Mudah-mudahan ini cepat berlalu, pemerintah tetap maju sehingga ekonomi tetap maju," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved