Breaking News:

Tambah Tenaga Relawan, Tim Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 Adakan Pelatihan

Tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 Kota Bogor menggelar pelatihan berupa pedoman tatalaksana jenazah infersus di Gedung Wanita

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa/Pemkot Bogor
Tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 Kota Bogor menggelar pelatihan berupa pedoman tatalaksana jenazah infersus di Gedung Wanita, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (10/7/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 Kota Bogor menggelar pelatihan berupa pedoman tatalaksana jenazah infersus di Gedung Wanita, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (10/7/2021).

Pelatihan yang digelar di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini ditujukan untuk para calon relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.

Ketua Koordinator pemulasaraan jenazah, Rino Indira Gusniawan mengatakan, saat ini pihaknya masih kekurangan anggota untuk tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.

Pasalnya, untuk satu jenazah pasien Covid-19 membutuhkan 14 orang. Mulai dari dua supir ambulance, enam orang untuk memandikan jenazah dan enam orang untuk menguburkan.

"Dari 4 Juni sampai 9 Juni, kami sudah menguburkan 20 jenazah pasien Covid-19, berdasarkan hotline dari warga," ujar Rino.

Tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 Kota Bogor menggelar pelatihan berupa pedoman tatalaksana jenazah infersus di Gedung Wanita, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (10/7/2021).
Tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 Kota Bogor menggelar pelatihan berupa pedoman tatalaksana jenazah infersus di Gedung Wanita, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (10/7/2021). (Istimewa/Pemkot Bogor)

Rino menuturkan, mulai dari menjemput, mengurus dan mengantar ke pemakaman semua petugas memakai APD lengkap dari bantuan Dinkes dan BPBD dengan mengikuti prokes ketat. Untuk jenazah muslim dilakukan sesuai syariat Islam.

"Seperti yang disampaikan kiai, mengurus jenazah kan fardhu kifayah atau wajib, kalau sudah diurus muslim lain, gugur kewajiban bagi yang lain. Jadi keluarga tidak perlu khawatir," imbuhnya.

Ia menegaskan, semua jenazah pasien Covid-19 muslim yang sudah dimakamkan prosesnya dilakukan sempurna sesuai Islam dan aturan yang sudah ditetapkan dalam kondisi darurat.

Pihaknya pun akan terus memperbanyak petugas pemulasaraan jenazah dan memperbanyak pelatihan menggandeng MUI, Tokoh Agama dan juga Dokter relawan level nasional.

"Mereka yang sekarang ikut pelatihan merupakan calon-calon petugas yang disumbangkan instansi. Sebut saja dari organisasi mahasiswa, TNI, remaja masjid, DKM masjid, perwakilan kelurahan, Kecamatan dan Polmas hadir semua," terangnya.

Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ini menambahkan, pihaknya masih terus membuka rekrutmen relawan pemulasaraan, dan bagi warga yang siap menjadi relawan bisa menghubungi hotline 0811-1173-165 dan akan dilakukan pelatihan terlebih dahulu.

"Sebelumnya petugas pemulasaraan hanya dari kodim dan polresta dan masih kekurangan. Karena setiap harinya ada yang standby di Gedung Wanita," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved