Breaking News:

Kapolsek Bojonggede: Penumpang yang Tak Bawa STRP Tidak Kami Izinkan Naik Kereta

Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto mengatakan, tertibnya calon penumpang tidak terlepas dari evaluasi penumpukan massa yang terjadi pada pekan lalu.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto saat meninjau penyekatan di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Situasi di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (12/7/2021) saat pemberlakuan PPKM Darurat, berlangsung kondusif dan tidak ada penumpukan calon penumpang pengguna KRL Commuter Line.

Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto mengatakan, tertibnya calon penumpang tidak terlepas dari evaluasi penumpukan massa yang terjadi pada pekan lalu.

Dari sana, imbuh Dwi, petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP, Dinas Perhubungan, langsung bergerak cepat melakukan pengawasan dan penegakan disiplin.

"Jadi Senin pagi hari ini kita sudah antisipasi pembelajaran dari minggu kemarin, kita lihat juga yang tidak memiliki STRP tidak bisa naik kereta, untuk itu kami bersama tiga pilar kami melakukan penyekatan di stasiun Bojonggede," ujarnya.

"Bisa dilihat masyarakat yang bisa naik kereta hanya yang membawa STRP tersebut, kalau tidak ada STRP terpaksa kami tidak izinkan untuk tidak naik kereta," sambungnya.

Lebih lanjut, Dwi menegaskan bahwa SRTP itu akan berlaku selama PPKM Darurat dilaksanakan.

"STRP ini diberlakukan mulai hari ini sampai tanggal 20 nanti, setelah tanggal 20 mudah-mudahan tidak diperpanjang ataupun sudah selesai, kalau memang diperpanjang kita terapkan seperti ini," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved