Breaking News:

Virus Corona di Bogor

40 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal Dunia Saat Jalani Isolasi Mandiri

Sejak dibentuk pada Sabtu 3 Juli 2021 bersmaan dengan dilaksanakannya PPKM Darurat tim pemulasaraan sudah lebih dulu mendapat pelatihan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Areal pemakaman khusus Covid-19 di TPU Pondok Rajek, Cibinong, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor dan Satgas Covid-19 Kota Bogor membentuk tim pemulasaraan jenazah.

Sejak dibentuk pada Sabtu 3 Juli 2021 bersmaan dengan dilaksanakannya PPKM Darurat tim pemulasaraan sudah lebih dulu mendapat pelatihan.

Hingga Senin (12/7/2021) puluhan orang yang meninggal dunia saat isolasi mandiri sudah dimakamkan oleh tim pemulasaran.

Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menyebut sepanjang PPKM Darurat di Kota Bogor, pihaknya sudah melakukan pemakaman terhadap 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani Isoman.

"Sampai hari ini kami sudah memakamkan 40 jenazah Covid-19 yang meninggal saat melakukan Isoman. Dibantu dengan Polmas Bogor Raya, BPBD, PC NU, Baznas, Masjid Agung, bersama pihak-pihak lainnya," katanya Saat ditemui di Posko Satgas Covid-19 Kota Bogor di Jalan Sudirman.

Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan
Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Rino menjelaskan, ke 40 jenazah Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani Isoman tersebut dimakamkan di empat tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 yaitu TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan, TPU Situ Gede di Kecamatan Bogor Barat, TPU Mulya Harja di Kecamatan Bogor Selatan dan TPU Kayumanis di Kecamatan Tanahs Sareal.

Ditengah tingginya kasus meninggal dunia, kebutuhan peti jenazah pun terus meningkat

Jika sebelumnya penambahan peti jenazah dilakukan satu pekan sekali, kini, penambahan peti jenazah mesti dilakukan hampir setiap hari.

"Saat ini sisa peti jenazah ada 5. Kemarin baru datang 20 peti jenazah lagi. Pokonya selama dibentuk sejak awal PPKM Darurat, kami sudah menghabiskan 40 peti jenazah. Pokoknya hampir setiap hari kami harus restock," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved