Breaking News:

Dikira Bakal Dirazia, Pedagang Ketakutan Didatangi Satpol PP, Ternyata Dikasih Bungkusan Ini

Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyach menjelaskan, sosialisasi dan pemberian bantuan ini sebagai bentuk perhatian bagi para pedagang kecil.

Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa/Pemkot Bogor
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menggelar operasi penerapan PPKM Darurat di sejumlah ruas jalan di kota hujan, Senin (12/7/2021) sore. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menggelar operasi penerapan PPKM Darurat di sejumlah ruas jalan di kota hujan, Senin (12/7/2021) sore.

Dalam operasi kali ini, selain mengingatkan para pedagang untuk tidak menyediakan makan di tempat, juga menyosialisasikan aturan-aturan dalam PPKM Darurat.

Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyach ini, petugas menyisir Jalan Sudirman, Pemuda, Pajajaran, Ahmad Yani, Jalak Harupat, Otista, Suryakencana, Sukasari hingga Batutulis.

Setiap pedagang yang disambangi tampak kaget.

Bahkan beberapa ada yang ketakutan khawatir terkena razia petugas.

Padahal, petugas datang hanya untuk sosialisasi sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

“Sore Mas, apa kabar? sepi ya? Sabar -sabar dulu ya. Untuk jamnya menyesuaikan saja. Boleh malam sedikit. Yang penting jangan ada makan di tempat. Sehat-sehat ya mas. Ini ada sedikit bantuan, semoga bermanfaat,” ucap Agustiansyach Kepala Satpol PP Kota Bogor kepada Anto, salah satu penjual bubur di Warung Jambu.

Anto sendiri mengaku kaget dengan kedatangan petugas Satpol PP ke tempatnya.

“Kaget lah pasti. Saya kira mau disuruh tutup, padahal baru buka sore. Ternyata dikasih sembako, terus tadi bapaknya bilang jangan ada yang makan di tempat, harus dibungkus,” kata Anto.

Tegas Humanis

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved