Breaking News:

Evaluasi PPKM Darurat, Bima Arya Sebut Penurunan Mobilitas di Kota Bogor Terbaik se-Jawa Barat

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan rapat yang dipimpin oleh Menko Marves Luhut merupakan rapat rutin untuk evaluasi meminta laporan dari pa

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bima Arya paparkan arahan Luhut 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, beserta perwakilan dari Kodim 0606/Kota Bogor dan Kejaksaan mengikuti rapat kordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Rapat kordinasi yang dilaksanakan secara online tersebut diikuti di Balaikota Bogor, Selasa (13/7/2021).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan rapat yang dipimpin oleh Menko Marves Luhut merupakan rapat rutin untuk evaluasi meminta laporan dari para penaggung jawab PPKM Darurat Jawa-Bali

Ada tiga poin yang disampaikan diantaranya adalah penurunan mobilitas di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

"Dalam hal ini Kota Bogor penurunan mobilitasnya bisa dibilang salah satu yang terbaik di Jawa Barat, ini karena saya kira kerja keras dari pak Kapolrestas Bogor Kota, Pak Dandim,  peningkatan chek poin dan lain lain gitu," katanya saat memberikan keterangan di Balaikota Bogor

Selanjutnya kata Bima Menko Marves Luhut Binsar juga menyampaikan bahwa aparat harus turun ke lapangan tidak hanya di jalan protokol tetapi patroli pengawasan dan penguatan protokol kesehatan di wilayah.

Arahan selanjutnya yakni soal penaganan dan antisiipasi kasus Covid-19.

"Kemudian yag ketiga kami juga diminta untuk terus waspada terhadap ketersediaan nakes, oksigen kemudian tempat isolasi dan sebagainya gitu," katanya.

Untuk Kota Bogor kata Bima Arya Satgas Covid-19 akan fokus ke wilayah.

Karena kata Bima ditingkat kota mobilitas sudah sangat berkurang baik dari yang masuk ke Kota Bogor atau keluar dari Kota Bogor

"Bahkan antar kecamatan sudah sangat berkurang tetapi ketika masih tinggi angka kasus positif artinya penularan itu terjadi di lingkungan rt dilingkungan warga keluarga dan pemukiman oleh karena itu kami akan menguatkan terus pengawasan di rt zona merah terutama di wilayah rw siaga untuk melakukan pengawasan yang isoman dan lain lain," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved